Daihatsu Taruna Tabrak Pembatas Jalan dan Pohon di Karanganyar, Dua Orang Luka Ringan - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Daihatsu Taruna Tabrak Pembatas Jalan dan Pohon di Karanganyar, Dua Orang Luka Ringan

Tuesday, 18 August 2026
Petugas Satlantas Polres Karanganyar melakukan Evakuasi terhadap Mobil Daihatsu Taruna yang menabrak Pembatas Jalan dan Pohon, Senin (17/8/26).


KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id -- Kecelakaan tunggal melibatkan mobil Daihatsu Taruna bernomor polisi AD 1810 PA terjadi di Jalan Raya Solo-Sragen, tepatnya di wilayah Waru, Kecamatan Kebakkramat, Kabupaten Karanganyar, Senin (17/8/2026).

Peristiwa tersebut bermula ketika mobil yang melaju dari arah selatan tiba-tiba bergerak terlalu ke kanan. Kendaraan kemudian menabrak pembatas jalan yang berada di tengah ruas jalan hingga terpental ke sisi kiri.

Mobil selanjutnya menghantam sebuah pohon dan terguling. Meski mengalami kerusakan akibat benturan, kecelakaan itu tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka berat. Pengemudi dan seorang penumpang yang berada di dalam kendaraan hanya mengalami luka ringan.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar Ipda Faham Rosyadi, mewakili Kasatlantas Polres Karanganyar AKP Razes Pernando Manurung, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyebut kecelakaan itu merupakan kecelakaan tunggal.

"Untuk kronologinya dari arah selatan, KBM Daihatsu berjalan terlalu ke kanan. Kemudian membentur pembatas jalan di tengah," kata Faham.

Setelah membentur pembatas, kendaraan terpental ke kiri dan menabrak pohon sebelum akhirnya terguling. Polisi memastikan kondisi dua orang yang berada di dalam mobil selamat.

Pengemudi diketahui bernama Moh. Samuji, 26, warga Sampang, Madura. Saat kejadian, Samuji bersama seorang penumpang yang disebut merupakan anaknya. Keduanya diketahui baru selesai berjualan sate di kawasan Palur.

Setelah beraktivitas, keduanya mengambil daun pisang dan hendak kembali menuju tempat tinggal mereka di wilayah Masaran, Kabupaten Sragen. Namun, dalam perjalanan, kendaraan mengalami kecelakaan.

Berdasarkan pemeriksaan awal petugas, Samuji tidak mengaku mengantuk saat mengemudi. Polisi menduga kecelakaan terjadi karena pengemudi kurang berkonsentrasi.

"Kalau ngantuk tidak. Tadi saya tanya, kurang konsentrasi. Kayak meleng, istilahnya microsleep," ujar Faham.

Petugas juga langsung melakukan penanganan di lokasi. Kendaraan yang berada di sisi kiri badan jalan tidak sampai menghambat arus lalu lintas sehingga kendaraan lain masih dapat melintas dengan lancar.

Untuk mengevakuasi Daihatsu Taruna, petugas mendatangkan mobil derek. Proses mendatangkan kendaraan derek tersebut membutuhkan waktu sekitar 30 menit sebelum mobil yang mengalami kecelakaan dapat dievakuasi dari lokasi.

Hingga penanganan di lokasi selesai, tidak dilaporkan adanya gangguan lalu lintas yang signifikan maupun korban dengan luka berat. Polisi masih menangani kecelakaan tersebut sesuai prosedur dan mengingatkan pengendara untuk menjaga konsentrasi selama berkendara, terutama ketika menempuh perjalanan setelah beraktivitas seharian. (Joko S)