Pengajian Akbar Paseban Agung yang digelar dalam rangka Haul Mbah Ali, Mbah Danom, dan para sesepuh kampung
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan tawassul kepada para auliya, ulama, serta sesepuh Kampung Mejoyo, dilanjutkan dengan pembacaan sholawat bersama Majelis Sholawat Paseban Agung, kemudian ditutup dengan pengajian umum yang disampaikan oleh KH. M. Najib Muhammad (Jombang). Acara turut didampingi Pembina Paseban Agung, KH. Mukarrom Arif Ibrahim.

Suasana penuh kekhusyukan tampak menyelimuti lokasi acara. Ribuan jamaah dengan tertib mengikuti rangkaian kegiatan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.

Demi menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan, panitia melibatkan personel dari Pagar Nusa, Banser, serta tim keamanan internal panitia. Pengamanan juga mendapat dukungan dari Babinsa Koramil Rungkut dan Bhabinkamtibmas Polsek Rungkut yang hadir melakukan pemantauan selama berlangsungnya acara.

Ketua panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen yang telah berpartisipasi sehingga rangkaian haul dan pengajian akbar dapat berjalan dengan aman, tertib, dan penuh keberkahan.
Dalam ajaran Islam, mendoakan orang yang telah wafat merupakan amalan yang dianjurkan.

Allah SWT berfirman:
"Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) berdoa: 'Ya Tuhan kami, ampunilah kami dan saudara-saudara kami yang telah lebih dahulu beriman...'"
(QS. Al-Hasyr: 10).

Rasulullah SAW juga bersabda:
"Perbanyaklah bershalawat kepadaku, karena sesungguhnya shalawat kalian akan sampai kepadaku."
(HR. Abu Dawud).

Melalui kegiatan haul, pembacaan sholawat, dan pengajian ini, masyarakat diharapkan dapat meneladani perjuangan para ulama dan sesepuh dalam menanamkan nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan, serta melestarikan tradisi keagamaan yang membawa manfaat bagi generasi penerus.
(Redaksi Warta Global Jatim.id)


.jpg)