
Gebyar Sholawat ISHARI yang digelar dalam rangka Bersih Desa Rungkut Kidul dan Haul Kiai Nakidin serta para Masyayikh ke-39
Kegiatan yang dihadiri ratusan jamaah dari berbagai daerah di Surabaya dan sekitarnya itu berlangsung khidmat. Para jamaah bersama-sama melantunkan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW, memanjatkan doa untuk para masyayikh, khususnya almarhum Kiai Nakidin, serta memohon keberkahan, keselamatan, dan kemajuan bagi masyarakat Rungkut Kidul.

Untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar, sejumlah personel Barisan Ansor Serbaguna (Banser) diterjunkan guna melaksanakan pengamanan di area masjid, mengatur arus jamaah, serta membantu kelancaran kegiatan hingga acara selesai.

Kehadiran Banser menjadi wujud khidmah dalam melayani umat sekaligus mendukung terselenggaranya kegiatan keagamaan dengan aman dan kondusif. Sinergi antara panitia, Banser, dan masyarakat turut menciptakan suasana yang tertib sehingga jamaah dapat mengikuti acara dengan nyaman dan khusyuk.

Tradisi haul dan bersih desa ini merupakan warisan para ulama yang terus dilestarikan sebagai bentuk penghormatan kepada para pendahulu yang telah berjasa menyebarkan syiar Islam, sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Allah SWT berfirman:
"Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya." (QS. Al-Ahzab: 56).
Rasulullah SAW juga bersabda:
"Barang siapa bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali." (HR. Muslim).
Melalui Gebyar Sholawat ISHARI dan Haul Kiai Nakidin ke-39 ini, diharapkan semangat mencintai Rasulullah SAW, menghormati para ulama, serta menjaga persatuan dan kebersamaan masyarakat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari.red-


.jpg)