Pemotor Tewas Ditabrak Kendaraan Misterius di Kalijambe Sragen, Polisi Lakukan Perburuan Pelaku - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Pemotor Tewas Ditabrak Kendaraan Misterius di Kalijambe Sragen, Polisi Lakukan Perburuan Pelaku

Wednesday, 8 July 2026
Petugas Satlantas Polres Sragen melakukan Evakuasi terhadap Pemotor yang  Tewas Ditabrak Kendaraan Misterius di Kalijambe, Selasa (7/7/26).


SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa terjadi di Jalan Solo–Purwodadi Kilometer 18, tepatnya di depan rumah warga Dukuh Karangrejo, Desa Karangjati, Kecamatan Kalijambe, Kabupaten Sragen, Selasa (7/7/2026) sore. 

Seorang pemuda berinisial MDAM (21), warga Kelurahan Kragilan, Kecamatan Gemolong, meninggal dunia setelah terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya dan kemudian tertabrak kendaraan dari arah berlawanan yang hingga kini belum diketahui identitasnya.

Satlantas Polres Sragen masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas kendaraan yang terlibat dalam insiden tersebut. Polisi juga terus menelusuri kronologi kecelakaan secara menyeluruh guna memastikan penyebab pasti peristiwa nahas itu.

Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kasat Lantas Polres Sragen AKP Kukuh Tirto Satria Leksono mengatakan, begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas langsung menuju lokasi kejadian untuk melakukan penanganan awal.

Petugas kemudian melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta mengumpulkan berbagai petunjuk yang dapat membantu mengungkap penyebab kecelakaan.

"Sesaat setelah menerima laporan dari masyarakat, personel Unit Gakkum Satlantas Polres Sragen langsung diterjunkan ke lokasi. Polisi melakukan olah TKP secara menyeluruh dan mengamankan barang bukti serta jejak kecelakaan guna mengungkap kronologi pasti insiden tersebut," ujar AKP Kukuh dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2026).

Dari hasil olah TKP serta keterangan sejumlah saksi, diketahui korban mengendarai sepeda motor Honda Vario dari arah Solo menuju Purwodadi. Dalam perjalanan, korban diduga kehilangan konsentrasi akibat mengantuk sehingga sepeda motornya oleng sebelum akhirnya terjatuh ke sisi kanan jalan.

"Dari hasil olah TKP dan keterangan para saksi di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor diduga kehilangan konsentrasi karena mengantuk. Akibatnya, kendaraan oleng dan korban terjatuh ke sisi kanan jalan," jelasnya.

Pada saat bersamaan, melintas kendaraan dari arah berlawanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengemudi kendaraan tersebut diduga tidak sempat menghindari korban yang terjatuh di badan jalan sehingga tabrakan tidak dapat dihindarkan.

Benturan keras mengakibatkan korban mengalami luka berat, terutama di bagian kepala. Korban sempat dievakuasi ke RS Yakssi Gemolong untuk mendapatkan perawatan medis, namun akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

"Kondisi korban mengalami cedera kepala berat akibat terjatuh lalu tertabrak kendaraan yang hingga kini belum diketahui identitasnya," tambah AKP Kukuh.

Usai kejadian, kendaraan yang menabrak korban diketahui langsung meninggalkan lokasi. Hingga kini polisi masih berupaya mengidentifikasi kendaraan tersebut dengan memeriksa saksi-saksi dan menelusuri kemungkinan adanya rekaman kamera pengawas (CCTV) di sepanjang jalur Solo–Purwodadi.

"Hingga saat ini kami masih melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif untuk mengidentifikasi kendaraan yang terlibat. Kami juga mengumpulkan keterangan saksi serta menyisir kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian," ungkapnya.

Kasat Lantas Polres Sragen juga mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan diri berkendara ketika kondisi tubuh lelah atau mengantuk. Menurutnya, menurunnya konsentrasi saat mengemudi dapat memicu kecelakaan dengan akibat yang sangat fatal.

"Jangan pernah memaksakan diri untuk tetap mengemudi jika sudah merasa mengantuk atau lelah. Jika konsentrasi mulai menurun, segera cari tempat yang aman untuk berhenti dan beristirahat sejenak. Keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama karena kelengahan sekecil apa pun bisa berdampak fatal," pungkas AKP Kukuh. (Joko S)