Surabaya, Warta Global Jatim.id — Memasuki hari ketiga sekaligus hari terakhir pelaksanaan Pelatihan Tukang yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) bekerja sama dengan PT Media Hati dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Timur, para peserta mengikuti sesi uji sertifikasi kompetensi yang berlangsung di Kantor Kadin Jawa Timur, Surabaya, Kamis (25/6/2026).
Proses sertifikasi dipandu langsung oleh asesor kompetensi, di antaranya Slamet Riyadi dan bpk yunaidi beserta tim lainnya. Pada tahap ini, seluruh peserta menjalani penilaian untuk menentukan kelayakan memperoleh sertifikat kompetensi sesuai bidang yang telah dipelajari selama pelatihan.
Penilaian dilakukan berdasarkan sejumlah aspek, antara lain kemampuan peserta dalam memahami materi, menguasai teknik kerja yang telah diajarkan, serta keterampilan praktik yang telah dilaksanakan pada hari-hari sebelumnya. Asesor juga menilai ketepatan penggunaan alat kerja, metode pelaksanaan pekerjaan, dan pemahaman terhadap standar keselamatan kerja.
Kegiatan yang diikuti oleh warga ber-KTP Surabaya ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Surabaya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kompetensi tenaga kerja di bidang konstruksi dan pertukangan.
Sebelumnya, peserta telah mendapatkan pembekalan materi teori dan praktik lapangan secara langsung. Melalui kegiatan tersebut, peserta memperoleh pengalaman nyata mengenai proses pekerjaan konstruksi, teknik pengukuran, penggunaan alat kerja, hingga penerapan metode pertukangan yang sesuai dengan standar pekerjaan di lapangan.
Antusiasme peserta terlihat tinggi selama rangkaian pelatihan berlangsung. Mereka mengikuti setiap tahapan dengan serius dan bersemangat untuk meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun membuka usaha mandiri di bidang jasa konstruksi.
Penyelenggara berharap pelatihan dan sertifikasi ini mampu melahirkan tenaga kerja yang terampil, profesional, serta memiliki daya saing tinggi. Selain itu, keterampilan yang diperoleh peserta diharapkan dapat mendukung kebutuhan pembangunan Kota Surabaya yang terus berkembang.


.jpg)