NGANJUK Warta Global Jatim.id
Perempuan bernama Dwi Hariani tersebut berasal dari Dusun Kandek, Desa Waung, Kecamatan Baron. Ia datang membawa seikat bunga dan mengikuti prosesi doa bersama serta tabur bunga di lokasi makam yang berada di TPU Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, dengan penuh khidmat.
Dalam kesempatan itu, Dwi mengaku sengaja menyempatkan waktu datang ke makam Marsinah karena bertepatan dengan momentum peringatan hari buruh. Bagi seorang pekerja seperti dirinya, sosok Marsinah memiliki makna yang sangat dalam.
“Saya kebetulan sedang cuti kerja dan pulang kampung. Karena bertepatan dengan May Day, saya sengaja datang untuk ziarah dan mendoakan Mbak Marsinah,” ujar Dwi Hariani kepada awak media.
Sebagai pekerja migran yang telah bertahun-tahun bekerja di Hong Kong, Dwi mengaku sangat paham dan merasakan sendiri betapa beratnya perjuangan kaum buruh, termasuk pekerja yang harus merantau jauh dari keluarga demi memenuhi kebutuhan hidup.


.jpg)