Jatim.wartaglobal.id
Batu, Rabu 29 April 2026 – Kolaborasi Berlanjut Sejak 2020, Dikemas Lebih Kreatif dan Rekreatif
Guna memperkuat penyebaran edukasi kepemiluan kepada seluruh lapisan masyarakat, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batu resmi memperpanjang kerja sama pengelolaan dan pengembangan Rumah Pintar Pemilu (RPP) Nasional bersama Jawa Timur Park 1. Penandatanganan Perpanjangan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dilakukan secara resmi pada Rabu, 29 April 2026, di Batu. Dokumen kerja sama tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, dan Operational Manager Jawa Timur Park 1, Andy Wahyu Dwi Kurniawan, sebagai bentuk komitmen bersama memajukan pendidikan demokrasi di daerah.
Kerja sama yang diperpanjang ini merupakan keberlanjutan dari kolaborasi yang telah terjalin dengan baik sejak tahun 2020, tepat ketika RPP pertama kali didirikan dan diresmikan di kawasan Taman Belajar dan Rekreasi Jawa Timur Park 1. Sejak awal berdirinya, lokasi ini dipilih karena dinilai memiliki akses yang mudah dijangkau dan menjadi tempat kunjungan ribuan pengunjung setiap tahunnya, sehingga pesan-pesan kepemiluan dapat tersebar lebih luas dan merata
Ketua KPU Kota Batu, Heru Joko Purwanto, menegaskan bahwa keberadaan RPP menjadi salah satu sarana strategis utama dalam melaksanakan tugas dan fungsi lembaganya. Melalui wadah ini, KPU tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berusaha mengubah persepsi masyarakat bahwa materi kepemiluan tidak harus selalu disampaikan dengan cara yang kaku dan formal.
“Lewat RPP, kami ingin edukasi pemilu tidak terasa membosankan. Kami kemas lebih kreatif dan rekreatif agar masyarakat dari berbagai kalangan usia, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, lebih mudah memahami dan menerima informasi kepemiluan yang kami sampaikan,” ujar Heru saat memberikan sambutan dalam acara penandatanganan tersebut.
Dalam pelaksanaannya hingga saat ini, RPP yang berada di dalam kawasan wisata tersebut telah menghadirkan beragam materi edukasi yang disajikan dalam bentuk digital maupun non-digital. Pengunjung dapat melihat berbagai sarana pembelajaran, di antaranya diorama miniatur Tempat Pemungutan Suara (TPS), pameran sejarah perjalanan pemilu di Indonesia, hingga tampilan infografis yang memuat data hasil pemilu dan pemilihan kepala daerah terbaru.
Heru juga menambahkan bahwa kerja sama yang baru diperpanjang ini akan menjadi momentum untuk melakukan berbagai pembaruan. Pihaknya berkomitmen untuk terus memperbarui konten dan materi yang ditampilkan agar selalu relevan dengan perkembangan zaman dan semakin menarik minat pengunjung yang datang ke Jawa Timur Park 1.
Sementara itu, mewakili manajemen Jawa Timur Park 1, Andy Wahyu Dwi Kurniawan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan kerja sama ini. Menurutnya, menggabungkan konsep rekreasi dengan pendidikan politik merupakan terobosan yang sangat positif dan bermanfaat bagi kemajuan demokrasi di Indonesia.
Andy menilai, dengan menempatkan fasilitas edukasi kepemiluan di dalam kawasan wisata, maka pendidikan demokrasi dapat menjangkau masyarakat secara lebih dekat dan santai. Hal ini dinilai lebih efektif dibandingkan penyuluhan konvensional, karena pengunjung dapat belajar sambil berlibur tanpa merasa sedang mendapatkan materi pembelajaran yang berat.
“Kami mendorong KPU untuk terus berinovasi dalam mengembangkan konten dan fasilitas yang ada, agar RPP ini semakin menarik, interaktif, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan pemahaman politik masyarakat. Kami siap mendukung setiap langkah strategis yang direncanakan ke depannya,” ungkap Andy menutup pernyataannya.
[Fer]


.jpg)