Libur Idul Fitri 2026, Pemkab Bojonegoro Suguhkan Atraksi Wisata Spektakuler di Dander Waterpark dan Sejumlah Destinasi
BOJONEGORO – Jatim. Wartaglobal.id - Momentum libur Idul Fitri 2026 dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro untuk menghadirkan hiburan rakyat yang sarat nilai budaya. Rabu. 04/03/2020.
Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Pemkab menggelar Atraksi Wisata pada 22 dan 24 Maret 2026 di berbagai destinasi unggulan.
Kegiatan ini menjadi ruang rekreasi keluarga sekaligus panggung pelestarian seni tradisi Bojonegoro.
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, bersama Wakil Bupati Nurul Azizah, mendorong agar sektor pariwisata terus bergerak dan memberi dampak ekonomi bagi masyarakat.
Atraksi akan dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Sejumlah kesenian daerah siap memeriahkan suasana, di antaranya:
22 Maret 2026
1. Dander Waterpark – Jaranan (Rego Mudo Satryo)
2. Growgoland – Barongsai (Ayem)
3. Galeri Bengawan – Reog (Cipto Budoyo)
4. Kayangan Api – Campursari (Kangen Budoyo)
5. Babo (Sidobandung) – Jaranan (Putro Sendang Agung)
6. Agro Belimbing – Jaranan (New Puji Anggoro)
24 Maret 2026
7. Dander Waterpark – Reog (Singo Manunggal)
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata menyebutkan, kegiatan ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga strategi menghidupkan destinasi wisata saat arus mudik dan libur lebaran.
“Wisata bergerak, UMKM ikut tumbuh. Pengunjung datang, pedagang tersenyum,” ujarnya.
Beragam pertunjukan seperti Reog, Jaranan, Barongsai hingga Campursari dipilih karena menjadi daya tarik lintas generasi. Anak-anak hingga orang tua dapat menikmati hiburan sekaligus mengenal kembali kekayaan budaya daerah.
Selain memperkuat identitas lokal, atraksi ini diharapkan mampu:
Meningkatkan kunjungan wisata
Menggerakkan ekonomi pelaku UMKM
Memberi ruang ekspresi bagi seniman lokal
Menjadikan Bojonegoro destinasi pilihan saat libur Idul Fitri
Masyarakat diimbau memanfaatkan momentum ini sebagai ajang silaturahmi keluarga sembari menikmati hiburan budaya yang aman dan tertib.
Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku seni, dan masyarakat, Bojonegoro menunjukkan komitmennya sebagai daerah yang tidak hanya religius, tetapi juga kaya tradisi dan ramah wisatawan.
Red ( Bram)


.jpg)