Tabrakan Maut Sepeda Motor vs Truk Pasir di Jebres, Pengendara Motor Tewas - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Tabrakan Maut Sepeda Motor vs Truk Pasir di Jebres, Pengendara Motor Tewas

Thursday, 15 January 2026
Petugas Satlantas Polresta Surakarta mengevakuasi korban Tabrakan Motor dan Truk Pasir di Jebres, Kamis (15/1/26)

SURAKARTA, WARTAGLOBAL.id --
Peristiwa kecelakaan lalu lintas melibatkan sepeda motor dan sebuah truk bermuatan pasir terjadi di Jalan Gotong Royong, kawasan Pucang Sawit, Kecamatan Jebres, pada Kamis (15/1) pagi. Insiden tersebut terjadi saat kondisi arus lalu lintas sedang padat karena bertepatan dengan jam berangkat kerja masyarakat.

Akibat kejadian itu, pengendara sepeda motor dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami luka berat. Korban sempat mendapatkan penanganan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal oleh pihak rumah sakit.

Kasubnit 2 Gakkum Satlantas Polresta Surakaarta, Ipda Yuli Nurus Yani, menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan saksi di lokasi, kedua kendaraan melaju searah dari selatan menuju utara.

“Sepeda motor dan truk sama-sama berjalan dari arah selatan ke utara. Saat tiba di lokasi kejadian, pengendara sepeda motor berupaya mendahului truk dari sisi kiri,” jelas Ipda Yuli.

Namun, upaya mendahului tersebut berujung petaka. Menurut saksi mata, ruang di sisi kiri jalan tidak cukup untuk dilalui sepeda motor, sehingga terjadi benturan dengan bagian samping truk yang tengah melaju.

“Karena ruang mendahului tidak mencukupi, sepeda motor menyenggol truk. Korban kemudian terjatuh ke arah kanan dan terlindas ban belakang truk,” tambahnya.

Korban diketahui berinisial EF (23), warga Kelurahan Semanggi, Kecamatan Pasar Kliwon. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Vario warna hitam dengan nomor polisi AD 6266 VS.

Sementara itu, truk bermuatan pasir dengan nomor polisi B 9756 PYW dikemudikan oleh MFP (23), warga Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo.

Ipda Yuli menegaskan bahwa korban mengalami luka berat dan telah dievakuasi ke rumah sakit. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

“Penetapan meninggalnya korban berdasarkan hasil pemeriksaan dokter di rumah sakit,” pungkasnya. (Joko S)