Jatim.wartaglobal.id|KOTA BATU, JAWA TIMUR – Pucuk pimpinan Kepolisian Resor (Polres) Batu resmi berganti tangan. AKBP Aris Purwanto kini sah mengemban amanah sebagai Kapolres Batu, menggantikan AKBP Andi Yudha Pranata, S.H., S.I.K., M.Si. Prosesi serah terima jabatan (sertijab) dilaksanakan dalam rangkaian acara pisah sambut khidmat pada Rabu (14/1/2026) pagi, bertempat di Graha Pancasila, Balai Kota Among Tani.
Peristiwa pergantian kepemimpinan ini menjadi momen berakhirnya masa bakti AKBP Andi Yudha Pranata yang telah memimpin Polres Batu selama kurang lebih 19 bulan. Siapa yang akan menggantikan dan kemana mantan Kapolres tersebut akan bertugas? AKBP Andi Yudha akan melanjutkan karier dengan mengemban tugas baru sebagai Kapolres Mojokerto, sedangkan penggantinya, AKBP Aris Purwanto, sebelumnya menjabat di lingkungan Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur.
Dalam sambutan perpisahan yang penuh nuansa haru, AKBP Andi Yudha Pranata menyampaikan apresiasi mendalam kepada berbagai pihak. Kepada siapa apresiasi tersebut disampaikan? Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), stakeholder terkait, serta seluruh elemen masyarakat Kota Batu yang telah memberikan dukungan selama masa jabatannya.
Menurut AKBP Andi Yudha, dinamika Kota Batu sebagai destinasi wisata unggulan memberikan kesan tersendiri selama ia menjabat. Mengapa dinamika tersebut berbeda? Ia menjelaskan bahwa sebagai kota wisata, Batu membutuhkan pendekatan yang adaptif dan kolaboratif dari seluruh pihak untuk menjaga kenyamanan serta keamanan.
"Selama 19 bulan bertugas, banyak kenangan luar biasa. Kota Batu menuntut pendekatan yang adaptif dan kolaboratif. Terima kasih atas sinergi semua pihak yang telah mendukung Polri dalam menghadirkan pelayanan humanis," ucapnya. Apa saja yang telah dicapai selama masa jabatannya? Mulai dari pengelolaan lalu lintas saat musim puncak hingga inovasi pembentukan Satgas Harmoni menjadi bagian dari capaian yang diraih bersama.
AKBP Andi Yudha juga menyoroti keberhasilan kolektif dalam mengatasi permasalahan yang sering muncul di Kota Batu. Bagaimana cara mengurai permasalahan tersebut? Ia menyebutkan bahwa kemacetan parah yang biasanya terjadi di musim liburan kini mulai teratasi berkat kerja sama yang erat antara berbagai institusi dan masyarakat.
"Saya yakin, di bawah kepemimpinan Kapolres yang baru, capaian ini akan terus ditingkatkan demi kenyamanan wisatawan dan warga lokal," tambahnya. Mengapa ia yakin akan hal tersebut? Menurutnya, tongkat estafet kepemimpinan yang baik akan menjaga kelangsungan program-program positif yang telah dirintis.
Di sisi lain, Kapolres Batu yang baru, AKBP Aris Purwanto, menyatakan komitmennya yang tegas. Apa komitmen yang diajukan? Ia berjanji untuk melanjutkan tongkat estafet program-program positif yang telah dirintis oleh pendahulunya, serta menegaskan pentingnya dukungan masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polres Batu.
“Menggantikan pimpinan berprestasi seperti beliau tentu menjadi tantangan tersendiri. Namun, saya hadir dengan niat tulus untuk mengabdi,” ujar AKBP Aris dalam sambutan perdananya. Bagaimana langkah yang akan diambilnya? Ia menyampaikan bahwa pihaknya membutuhkan doa dan dukungan agar tugas kepolisian di Kota Batu dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan harapan masyarakat.
Wali Kota Batu, Nurochman, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan penghormatan atas dedikasi AKBP Andi Yudha Pranata. Bagaimana penilaiannya terhadap masa jabatan mantan Kapolres? Ia menilai bahwa di bawah kepemimpinan Andi Yudha, Polres Batu berhasil bertransformasi menjadi institusi yang lebih humanis dan responsif terhadap dinamika sosial masyarakat.
“Fondasi keamanan yang preventif dan dialogis telah dibangun dengan sangat baik. Kepada AKBP Aris Purwanto, selamat datang di Kota Among Tani. Pemerintah Kota Batu siap bersinergi penuh demi menjaga stabilitas keamanan dan mendukung iklim investasi wisata kita,” ungkap Nurochman. Estafet kepemimpinan ini diharapkan dapat membawa Polres Batu semakin profesional, mengingat mengapa peran Kota Batu sangat strategis? Sebagai magnet wisata utama di Jawa Timur, kondusivitas wilayah menjadi hal yang sangat penting untuk dijaga.[fer]


.jpg)