Resmi Berbadan Hukum, Paguyuban PKL "Sumber Rejeki" Dilaunching dan Dorong Penataan Kawasan Kuliner Sumber Brantas - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Resmi Berbadan Hukum, Paguyuban PKL "Sumber Rejeki" Dilaunching dan Dorong Penataan Kawasan Kuliner Sumber Brantas

Sunday, 25 October 2026
 
 WARTAGLOBAL.ID
  • KOTA BATU — Minggu, 25 Oktober 2026 menjadi sejarah baru bagi 125 pelaku usaha mikro dan Pedagang Kaki Lima di kawasan Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Paguyuban PKL "Sumber Rejeki" resmi diluncurkan dan dikukuhkan keberadaannya, menandai langkah strategis dalam penataan kawasan usaha yang lebih tertib, bersih, serta memiliki legalitas yang sah di mata hukum.
 
 
Acara peluncuran dan pengukuhan Paguyuban PKL "Sumber Rejeki" berlangsung di wilayah Sumberbrantas, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pada Minggu (25/10/2026). Kegiatan berjalan lancar dan aman, dihadiri oleh ratusan warga, para pedagang, serta unsur pemerintahan setempat.

  • Dan adakan kegiatan gerak jalan sehat dan senam horeg di sumber Brantas kecamatan Bumiaji tepat didepan balai desa sumberbrantas.yang diikuti ratusan peserta dari anak anak hingga orang dewasa.
 

Kawasan usaha yang dikelola membentang sekitar delapan kilometer, mulai dari jalan protokol di Dusun Junggo, Desa Tulungrejo, hingga kawasan Canggar, Desa Sumberbrantas. Berada di ketinggian 1.400–2.000 meter di atas permukaan laut, wilayah ini dinilai memiliki potensi besar dikembangkan menjadi kawasan kuliner unggulan Kota Batu.
 

Paguyuban ini telah memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART), terdaftar di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol), serta diakui secara sah oleh Pemerintah Kota Batu. Status ini memberikan kedudukan hukum yang jelas bagi organisasi dalam menjalin kerja sama dengan berbagai pihak.
 

  • Ketua Umum Pelaku Usaha Satu Atap Kota Batu, Ferianto Iswayudi, menyatakan keberadaan paguyuban menjadi wadah koordinasi antarpedagang sekaligus memperkuat posisi tawar dalam menyampaikan aspirasi kepada pemerintah maupun mitra terkait.
 

"Paguyuban ini dibentuk sebagai wadah bagi para pedagang untuk berkoordinasi dan memperjuangkan kepentingan usaha secara bersama. Dengan adanya organisasi yang memiliki kepengurusan dan aturan yang jelas, kami berharap penataan PKL bisa dilakukan lebih terarah, tanpa mengabaikan kepentingan para pedagang kecil," ujar Ferianto.
 

Sekretaris Pelaku Usaha Satu Atap Kota Batu, Riadi Kurniawan, menambahkan bahwa kejelasan status organisasi membuka peluang kerja sama yang lebih luas, termasuk dukungan sarana usaha seperti gerobak dan kebutuhan lainnya, yang tetap akan disesuaikan dengan kebijakan masing-masing instansi.
 

Acara ini dihadiri langsung oleh Camat Bumiaji, Thomas Maydo, S.Sos., dan Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman. Kehadiran kedua pejabat ini menunjukkan dukungan nyata pemerintah terhadap keberadaan dan program kerja paguyuban.
 

Wakil Wali Kota Batu, Helly Suyanto, dipercaya sebagai Dewan Penasihat paguyuban. Dukungan juga datang dari anggota DPRD Kota Batu, yaitu Bambang Pramono, Arta Wijaya, dan Febby, yang masuk dalam struktur pembina organisasi tersebut.
 

Dalam sambutannya, Camat Bumiaji Thomas Maydo menyambut baik kehadiran paguyuban dan menekankan pentingnya penataan ruang lapak yang selama ini dinilai belum tertib. Ia meminta keberadaan organisasi ini dimanfaatkan untuk mewujudkan kawasan yang lebih rapi dan nyaman.
 

"Saya menekankan bahwa penataan ruang lapak masih perlu diperbaiki. Lapak yang belum tertata dengan baik perlu dirapikan dan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Keberadaan paguyuban ini diharapkan menjadi sarana untuk mewujudkan kawasan yang lebih tertib, bersih, dan nyaman," tegas Thomas.
 

Kepala Desa Sumberbrantas, Saniman, menyampaikan hal senada. Ia mendukung penuh upaya penataan kawasan agar tidak hanya menguntungkan pedagang, tetapi juga nyaman bagi warga dan pengunjung yang datang berwisata ke daerah tersebut.
 

Keamanan dan kelancaran acara mendapat dukungan penuh dari Babinkamtibmas Sumberbrantas, Briptu Irawan Putra, serta petugas Linmas wilayah setempat. Berkat koordinasi yang baik, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif.
 

Bertepatan dengan momen peluncuran, acara juga dirangkai dengan gerak jalan sehat sejauh empat kilometer mengelilingi dusun-dusun di Desa Sumberbrantas, sekaligus menjadi bagian dari peringatan Hari Jadi ke-25 Kota Batu.
 

  • Kegiatan dimeriahkan pembagian berbagai hadiah menarik, seperti mesin cuci pertanian, kulkas, televisi, dan hadiah hiburan lainnya. Acara ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, antara lain Kaliwatu, Caffe Saben, Coban Lanang, Selecta, Bank Raya Malang, dan Mikutophia.
 

Ke depan, Paguyuban PKL "Sumber Rejeki" diharapkan menjadi jembatan yang kuat antara pedagang, pemerintah, dan mitra usaha. Dengan partisipasi aktif anggota dan kepatuhan terhadap aturan, kawasan kuliner Sumberbrantas dapat berkembang menjadi destinasi ekonomi lokal yang maju, tertib, dan berkelanjutan.
 
 
Red/fer