
SURABAYA | Warta Global Jatim.id – Suasana religius sekaligus penuh kebersamaan mewarnai rangkaian Safari Maulid Nabi Muhammad SAW hari kesembilan yang kembali digelar di kawasan Mejoyo, Surabaya, Jumat (21/8/2026).
Berlokasi di Mejoyo 2 Pijenan, kediaman Bapak Abdul Aziz, pelaksanaan Safari Maulid kali ini tampil lebih semarak dibandingkan agenda sebelumnya. Kehadiran panggung dan backdrop khusus membuat suasana acara semakin meriah sekaligus menjadi daya tarik tersendiri bagi jamaah dan masyarakat sekitar.
Sejak rangkaian kegiatan dimulai, jamaah tampak berdatangan dan mengikuti acara dengan penuh antusias. Lantunan sholawat yang menggema menciptakan suasana khidmat, sementara kebersamaan warga menunjukkan kuatnya semangat silaturahmi di lingkungan Mejoyo.
Safari Maulid tersebut bukan sekadar peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan antarwarga serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Sholawat Menggema, Jamaah Larut dalam Kekhidmatan
Lantunan sholawat menjadi salah satu bagian utama dalam kegiatan. Jamaah bersama-sama bersholawat sebagai bentuk penghormatan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
Allah SWT berfirman:
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” QS. Al-Ahzab: 56
Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barang siapa bersholawat kepadaku satu kali, Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali.”
HR. Muslim

Pesan tersebut menjadi pengingat bagi jamaah agar memperbanyak sholawat sekaligus menjadikannya bagian dari kehidupan sehari-hari.
Maulid Nabi Jadi Momentum Memperkuat Kebersamaan
Selain bersholawat dan berdoa, peringatan Maulid Nabi juga menjadi momentum untuk mengenang perjuangan serta akhlak mulia Rasulullah SAW.
Allah SWT berfirman:
“Sungguh, telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian.” QS. Al-Ahzab: 21
Nilai keteladanan Rasulullah SAW diharapkan mampu diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat melalui sikap saling menghormati, menjaga kerukunan dan memperkuat persaudaraan.
Penyelenggara berharap Safari Maulid yang terus berlangsung di kawasan Mejoyo dapat menjadi tradisi positif yang mampu menyatukan masyarakat dalam semangat cinta Rasul dan kebersamaan.
“Semoga melalui Safari Maulid ini kita semakin mencintai Rasulullah SAW, memperbanyak sholawat, meneladani akhlak beliau dan bersama-sama menjaga kerukunan di tengah masyarakat,” ungkap penyelenggara.
Memasuki hari kesembilan, Safari Maulid Nabi Muhammad SAW di Mejoyo kembali menjadi bukti bahwa semangat bersholawat dan bersilaturahmi terus hidup di tengah masyarakat.
Nur Cholis
Pimpinan Redaksi Warta Global Jatim.id


.jpg)