
BLITAR,WARTAGLOBAL.id--Suasana penuh semangat dan gelak tawa keceriaan mewarnai lapangan Selo Ageng,Semen,Kecamatan Gandusari,Kabupaten Blitar,Jawa Timur,Sabtu siang (22/8/2026) tempat acara berlangsung.
Masyarakat bersama KKN memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui serangkaian lomba 17-an yang mengedepankan kekompakan, sportivitas, dan kebersamaan.
Tidak seperti rutinitas warga sekitar yang identik dengan kedisiplinan dan keseriusan, kali ini para warga Rw 02 tampil dalam suasana yang lebih santai,
Warga sekitar,KKN, hingga anak-anak larut dalam berbagai perlombaan khas kemerdekaan yang mengundang tawa sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan.
Kegiatan diawali dengan registrasi peserta. Anak-anak menjadi peserta pertama yang meramaikan arena melalui berbagai lomba tradisional, di antaranya balap kelereng,makan kerupuk, hingga lomba memakan roti yang ditaruh kening masing-masing.
Sorak-sorai semakin terdengar ketika perlombaan berlanjut dengan melibatkan para bapak dan ibu-ibu warga Rw 02.Lomba makan kerupuk,balap lari dengan menyunggi nampan,lomba memakai sarung,hingga memukul paku di papan kayu menjadi ajang untuk menguji ketangkasan, kekuatan, sekaligus kekompakan peserta.

Sementara itu, kreativitas dan keterampilan para warga Rw 02 Semen turut ditampilkan melalui lomba membikin wadah takir yang berlangsung meriah.
Rangkaian lomba tersebut bukan sekadar hiburan untuk memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Di balik suasana penuh canda dan tawa, kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, memupuk jiwa korsa, serta membangun keharmonisan antara sesama warga dan adik-adik KKN.
Kegiatan juga menjadi momentum bagi warga dan keluarga untuk sejenak melepas kejenuhan dari rutinitas sehari-hari.
Kebersamaan yang terbangun diharapkan semakin memperkuat soliditas warga dalam mendukung pelaksanaan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Bagi anak-anak, berbagai permainan tradisional tersebut menjadi pengalaman yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat dengan nilai edukatif. Semangat berkompetisi, keberanian, kerja sama, sportivitas, dan pantang menyerah diperkenalkan sejak dini dalam suasana yang penuh kegembiraan.
Semarak lomba 17-an di lingkungan lapangan Selo Ageng akhirnya menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui upacara dan kegiatan seremonial, tetapi juga melalui kebersamaan yang mampu menyatukan seluruh keluarga besar dalam semangat persaudaraan dan cinta Tanah Air.
(RD)


.jpg)