Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkab Bojonegoro Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Perkuat Daya Saing UMKM, Pemkab Bojonegoro Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor

Wednesday, 1 July 2026
Pemkab Bojonegoro Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Ekspor


BOJONEGORO – Jatim.Wartaglobal.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro terus berkomitmen memperkuat daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar mampu naik kelas hingga menembus pasar internasional. 

Langkah nyata ini diwujudkan melalui gelaran Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Citra Produk bagi Pelaku Usaha Potensi Ekspor Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Hotel Griya Dharma Kusuma, Selasa (30/6/2026).

Kegiatan ini dirancang sebagai ajang peningkatan kapasitas bagi para pelaku UMKM, dengan fokus utama membangun citra produk yang lebih profesional. 

Selama bimtek, para peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga kualitas produk, memperkuat identitas merek (branding), hingga menciptakan kemasan (packaging) yang menarik sebagai nilai tambah untuk memenangkan persaingan pasar.

Komitmen Pemerintah dan Pentingnya Tampilan Kemasan
Bupati Bojonegoro, Setyo Wahono, menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab besar untuk terus mendampingi dan memfasilitasi pelaku UMKM agar mampu berkembang secara berkelanjutan. 

Upaya pembinaan ini diharapkan dapat membuka peluang pasar yang jauh lebih luas bagi produk-produk asli Bojonegoro.

"Sebagai pemerintah, salah satu tugas kita adalah memfasilitasi dan menjembatani para pelaku UMKM di Bojonegoro agar mampu berkembang dan memiliki daya saing," ujar Setyo Wahono dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Setyo Wahono menjelaskan bahwa meskipun kualitas produk adalah fondasi utama yang wajib dipertahankan, tampilan kemasan kini memegang peran yang tidak kalah krusial di tengah ketatnya persaingan usaha. 

Kemasan yang baik bukan sekadar bungkus, melainkan alat penentu untuk menarik perhatian konsumen sekaligus membangun kepercayaan pasar.

Oleh karena itu, ia mengajak seluruh pelaku UMKM untuk terus berinovasi meningkatkan kualitas produk sekaligus mempercantik desain kemasan.

 Dengan begitu, produk lokal Bojonegoro akan memiliki nilai jual yang lebih tinggi dan mampu bersanding dengan produk dari daerah maupun negara lain.

Mendorong Pola Pikir Adaptif dan Inovatif
Di samping kualitas dan kemasan, Bupati juga mengingatkan para pelaku usaha untuk memiliki pola pikir yang adaptif terhadap perubahan tren pasar global.

 UMKM dituntut jeli membaca kebutuhan konsumen dan dinamis dalam berinovasi agar produk mereka tetap diminati.

"Kita juga harus selalu berpikiran update, memahami apa yang menjadi kebutuhan dan keinginan konsumen demi kemajuan produk kita," ungkapnya menekankan pentingnya riset pasar sederhana bagi pelaku usaha.

Membangun Ekosistem UMKM yang Berkelanjutan
Melalui bimtek ini, para pelaku UMKM diharapkan tidak hanya menyerap strategi membangun citra produk secara teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan teknik pemasaran modern yang relevan dengan ekosistem digital saat ini.

Dengan perpaduan antara kualitas yang terjaga, inovasi yang tiada henti, dan branding yang kuat, produk unggulan Bojonegoro diproyeksikan dapat semakin berkibar di kancah nasional dan membuka keran ekspor lebih lebar.

Pemkab Bojonegoro memastikan akan terus mengawal pertumbuhan ini melalui pendampingan yang berkelanjutan, peningkatan kompetensi berkala, serta perluasan akses pasar. 

Langkah strategis ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak produk lokal berkualitas tinggi yang menjadi kebanggaan Bojonegoro sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat. (Prokopim)