​Pemkab Bojonegoro Dorong Pelayanan Inklusif: Wabup Nurul Azizah Tinjau Warga ODGJ hingga Bantuan RTLH di Temayang - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

​Pemkab Bojonegoro Dorong Pelayanan Inklusif: Wabup Nurul Azizah Tinjau Warga ODGJ hingga Bantuan RTLH di Temayang

Friday, 31 July 2026

Wabup Nurul Azizah Tinjau Warga ODGJ hingga Bantuan RTLH di Temayang


BOJONEGORO – jatim.wartaglobal.id - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang inklusif, humanis, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

​Wujud nyata kepedulian tersebut ditunjukkan langsung oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, saat menggelar kunjungan kerja ke Kecamatan Temayang pada Kamis (30/7/2026). Dalam agenda ini, Wabup menyapa warga berstatus Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), meninjau hasil program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta menyerap aspirasi terkait potensi kekeringan.

​Mengawali kegiatannya, Nurul Azizah mendatangi rumah warga ODGJ untuk menyerahkan bantuan tali asih sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga pendamping. Ia menegaskan bahwa perhatian pemerintah terhadap warga ODGJ tidak boleh sebatas bantuan materi semata.

​"Perhatian kepada saudara-saudara kita yang berstatus ODGJ tidak boleh berhenti pada bantuan materi. Pendampingan, kunjungan rutin, serta memastikan mereka dirawat dengan penuh kasih sayang juga menjadi bagian penting dari pelayanan pemerintah," tegas Nurul Azizah.

​Guna memastikan penanganan yang berkesinambungan, Wabup meminta Dinas Sosial memperkuat sinergi dengan Dinas Kesehatan melalui puskesmas setempat. Tak hanya itu, setelah melihat kondisi hunian warga ODGJ tersebut secara langsung, ia memastikan rumah tersebut akan diusulkan masuk dalam program bedah rumah Pemkab Bojonegoro.

​Rombongan kemudian berlanjut ke Desa Bakulan untuk meninjau hasil program RTLH yang telah rampung direnovasi. Salah satu penerima manfaat, Sibah, mengungkapkan rasa haru dan syukurnya atas kepedulian pemerintah daerah yang telah mengubah tempat tinggalnya menjadi hunian yang lebih sehat, aman, dan layak.

​Rangkaian kunjungan ditutup dengan dialog bersama perangkat Desa Papringan guna mengantisipasi ancaman kekeringan menjelang puncak musim kemarau. Berbagai masukan warga akan menjadi bahan evaluasi cepat Pemkab Bojonegoro dalam menanggulangi krisis air bersih di wilayah tersebut.

​Melalui pendekatan yang responsif dan berempati ini, Pemkab Bojonegoro menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan lewat pembangunan fisik semata, tetapi juga memastikan seluruh lapisan masyarakat mendapatkan perhatian dan hak pelayanan yang setara.