
Personel Gabungan Gelar Patroli Terpadu untuk mencegah Pendakian Ilegal di Kawasan Gunung Merbabu, Rabu (22/7/26).
BOYOLALI, WARTAGLOBAL.id --
Personel Polsubsektor Gladagsari Polsek Ampel bersama Balai Taman Nasional Gunung Merbabu (TNGMb), TNI, dan Manggala Agni menggelar patroli terpadu untuk mengantisipasi aktivitas pendakian ilegal di kawasan Dukuh Timboa, Desa Ngadirojo, Kecamatan Gladagsari, Kabupaten Boyolali, Rabu (22/7/2026).
Patroli yang berlangsung sejak pukul 09.00 WIB hingga 17.20 WIB tersebut melibatkan Bripka Candra Budi I., S.H., Briptu Johan J., Serka Dwi W., satu personel Manggala Agni, serta lima personel dari Balai Taman Nasional Gunung Merbabu. Kegiatan dilakukan sebagai bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan kawasan konservasi sekaligus mencegah berbagai potensi pelanggaran di jalur pendakian.
Tim gabungan menyusuri sejumlah jalur yang diduga berpotensi dimanfaatkan sebagai akses pendakian ilegal. Selain melakukan pengawasan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat sekitar agar turut berperan aktif menjaga kelestarian kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu serta mematuhi seluruh ketentuan yang berlaku terkait aktivitas pendakian.
Hasil patroli menunjukkan tidak ditemukan adanya aktivitas pendakian ilegal maupun gangguan keamanan di kawasan yang dipantau. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.
Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih, S.H. mengatakan patroli terpadu tersebut merupakan upaya preventif untuk menjaga kawasan konservasi sekaligus meningkatkan keselamatan masyarakat yang beraktivitas di sekitar Gunung Merbabu.
"Patroli gabungan ini merupakan bentuk sinergi antara Polri, Balai Taman Nasional Gunung Merbabu, TNI, Manggala Agni, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga kawasan konservasi. Kami ingin memastikan tidak ada aktivitas pendakian ilegal yang berpotensi membahayakan keselamatan pendaki maupun merusak ekosistem Gunung Merbabu," ujar AKP Winarsih.
Ia juga mengimbau masyarakat maupun para pecinta alam agar selalu menggunakan jalur pendakian resmi dan mematuhi seluruh peraturan yang telah ditetapkan pengelola taman nasional.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Gunung Merbabu dengan tidak melakukan pendakian melalui jalur ilegal. Selain berisiko terhadap keselamatan, aktivitas tersebut juga dapat mengganggu kelestarian lingkungan. Pendakian melalui jalur resmi merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kawasan konservasi agar tetap lestari untuk generasi mendatang," tambahnya.
Patroli terpadu akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai langkah antisipasi terhadap aktivitas ilegal di kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu. Selain menjaga keamanan kawasan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelestarian lingkungan dan meminimalkan potensi kebakaran hutan maupun kerusakan ekosistem yang dapat dipicu oleh aktivitas pendakian tanpa izin. (Joko S)


.jpg)