
SURABAYA, Warta Global Jatim.id – Suasana penuh keakraban mewarnai kegiatan Ngopi (Ngopeni Ati) Seduluran Pagar Nusa yang digelar pada Minggu (26/7/2026) sekitar pukul 19.00 WIB di Mejoyo II No. 4, Surabaya. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus ruang diskusi santai bagi para kader Pagar Nusa usai mengikuti pelantikan dan pembaiatan Pengurus Cabang Pagar Nusa Surabaya pada pagi harinya.
Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, para seduluran pagar nusa berdiskusi mengenai berbagai hal positif terkait pengembangan organisasi Pagar Nusa, penguatan ukhuwah, serta pentingnya menjaga semangat pengabdian dan khidmah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Pada kesempatan tersebut, Kang Sahrul dan Kang Naufal memberikan banyak wawasan serta motivasi kepada para dulur Pagar Nusa yang hadir. Keduanya menekankan pentingnya menjaga loyalitas terhadap organisasi, terus mengembangkan kapasitas diri, serta menjadikan Pagar Nusa sebagai wadah untuk mengabdi kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama.
Filosofi "Ngopi (Ngopeni Ati)" sendiri memiliki makna yang mendalam. Bukan sekadar menikmati secangkir kopi, tetapi menjadi simbol untuk ngopeni ati atau merawat hati agar tetap bersih, ikhlas, dan penuh persaudaraan. Dari hati yang terjaga akan lahir sikap saling menghormati, memperkuat ukhuwah, serta semangat berkhidmah tanpa pamrih demi kemaslahatan umat.
Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan tali persaudaraan antaranggota Pagar Nusa semakin erat, komunikasi organisasi semakin baik, serta lahir berbagai gagasan positif yang mampu memperkuat peran Pagar Nusa sebagai badan otonom Nahdlatul Ulama dalam menjaga tradisi, persatuan, dan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah.
Kegiatan ditutup dengan doa bersama serta harapan agar semangat kebersamaan yang terbangun dalam forum "Ngopeni Ati" terus menjadi energi positif dalam setiap langkah pengabdian para kader Pagar Nusa kepada Nahdlatul Ulama, masyarakat, bangsa, dan negara
Red Warta Global Jatim.


.jpg)