Satlantas Polres Karanganyar lakukan penyelidikan Penyebab Kecelakaan Bus Pendaki Gunung Lawu, Selasa (23/6/26).KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Satuan Lalu Lintas Polres Karanganyar tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait kecelakaan tunggal yang melibatkan bus pengangkut rombongan pendaki Gunung Lawu di kawasan RM Mbak Ning 1, Desa Puntukrejo, Kecamatan Ngargoyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Insiden tersebut terjadi pada Senin (22/6/2026) dini hari sekitar pukul 01.40 WIB.
Penyelidikan difokuskan pada kondisi teknis armada bus yang digunakan sebelum kecelakaan terjadi. Petugas berupaya mengungkap penyebab pasti insiden dengan menelusuri berbagai aspek, termasuk kondisi kendaraan dan faktor-faktor lain yang mungkin berkontribusi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Faham Rosyadi, mewakili Kasatlantas AKP Razes Pernando Manurung, mengungkapkan bahwa hasil pemeriksaan awal mengarah pada dugaan adanya gangguan pada sistem pengereman Bus Sumber Berlian Jaya bernomor polisi B-7558-YN. Sebelum mengalami kecelakaan, bus diketahui melintasi jalur menurun dari kawasan Kemuning menuju lokasi kejadian.
Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab kecelakaan belum dapat dipastikan. Proses penyelidikan masih terus berlangsung guna memperoleh kesimpulan yang akurat berdasarkan fakta dan hasil pemeriksaan yang komprehensif.
“Pendalaman masih dilakukan untuk memastikan apakah faktor teknis kendaraan menjadi pemicu utama atau terdapat faktor lain yang ikut berperan,” ujar Ipda Faham Rosyadi, Selasa (23/6/2026).
Menurutnya, saat ini penyidik tengah menyusun kronologi lengkap kejadian berdasarkan keterangan pengemudi, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), serta sejumlah data pendukung lainnya. Selain itu, pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan dan kelayakan operasional armada akan dilakukan oleh pihak yang memiliki kewenangan untuk melakukan penilaian teknis.
Petugas juga telah melaksanakan olah TKP dan membuat sketsa awal guna memetakan posisi benturan serta pergerakan kendaraan sebelum kecelakaan terjadi.
Di sisi lain, proses penyelesaian dampak kecelakaan mulai berjalan. Pengelola bus masih berkoordinasi dengan pihak kepolisian terkait tanggung jawab terhadap fasilitas yang terdampak di sekitar lokasi kejadian maupun penanganan para korban.
Terkait pembiayaan pengobatan, sebagian besar korban yang menjalani perawatan di RSUD Kartini Karanganyar telah mendapatkan jaminan biaya dari pihak perusahaan bus. Sementara itu, untuk korban yang masih menjalani perawatan, pihak kepolisian masih menunggu kepastian dari pengelola bus mengenai cakupan biaya yang akan ditanggung.
Polisi menyatakan kendaraan dapat dikembalikan kepada pengelola setelah seluruh proses penyelidikan dan penyelesaian administrasi selesai serta tidak terdapat tuntutan dari pihak-pihak yang terkait.
“Berdasarkan informasi dari anggota, pembiayaan awal korban yang sudah selesai ditanggung oleh pihak bus. Untuk korban yang masih dirawat, menunggu konfirmasi dari pihak bus apakah akan mengkover seluruh biaya. Jika tidak, maka akan dibantu melalui fasilitas pembiayaan dari Jasa Raharja,” pungkas Ipda Faham Rosyadi.
Penyelidikan masih terus dilakukan sebagai upaya mengungkap penyebab pasti kecelakaan sekaligus menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan keselamatan operasional kendaraan angkutan penumpang. (Joko S)


.jpg)