​Sasar Akar Rumput, Anak Pedagang Pisang Bidik 3 Kursi Golkar di Dapil 5 Bojonegoro - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

​Sasar Akar Rumput, Anak Pedagang Pisang Bidik 3 Kursi Golkar di Dapil 5 Bojonegoro

Saturday, 6 June 2026

Anak Pedagang Pisang Bidik 3 Kursi Golkar di Dapil 5 Bojonegoro


BOJONEGORO –Jatim.Wartaglobal.id - Peta politik di Daerah Pemilihan (Dapil) 5 Bojonegoro dipastikan bakal menghangat. Di motori oleh figur berlatar belakang sederhana, Partai Golkar menetapkan target ambisius namun realistis: merebut tiga kursi legislatif pada pemilu mendatang.

Adalah Zaenal Abidin, Ketua Pimpinan Kecamatan (Pimcam) Purwosari Partai Golkar, yang kini berdiri di garda terdepan. Pria yang berprofesi sebagai advokat dan aktivis ini menegaskan bahwa modal utamanya memimpin pertempuran politik di tingkat akar rumput bukanlah elitisme, melainkan rekam jejaknya sebagai anak rakyat.

"Saya ini anak petani dan pedagang pisang. Justru dari latar belakang itulah, saya paham betul apa yang menjadi denyut nadi dan aspirasi masyarakat bawah, khususnya di Purwosari," ujar Zaenal dengan nada optimis, Sabtu (06/06/2026).


Mandat Khusus dari Nakhoda Beringin

Langkah taktis Zaenal bukan tanpa arah. Ia mengaku telah mengantongi mandat langsung dari Ketua DPD Partai Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, untuk melakukan ekspansi suara secara masif di Dapil 5.

Target tiga kursi yang dibebankan ke pundaknya diakui sebagai tantangan besar, namun bukan hal yang mustahil.

"Perintah dari Pak Ketua (Ahmad Supriyanto) sudah sangat jelas: maksimalkan potensi Dapil 5, khususnya Purwosari. Target kami adalah mengunci tiga kursi legislatif untuk periode mendatang. Strateginya? Kembali ke rakyat," tegasnya.

Jargon 'Pokoke Golkar Rakyat' dan Efek "Cahaya Harapan"

Untuk memanaskan mesin partai hingga ke tingkat desa, Zaenal mengusung doktrin politik kerakyatan melalui slogan "Pokoke Golkar Rakyat". Jargon ini dinilai bukan sekadar kosmetik politik, melainkan komitmen moral bahwa setiap kebijakan partai harus berpihak pada kepentingan warga setempat.

Arah dukungan dan pergerakan mesin partai di Purwosari kini juga mengkristal pada sosok Annafiy Aisya Sahilla, salah satu calon legislatif (caleg) andalan Golkar. Zaenal bahkan menganalogikan kehadiran perempuan yang akrab disapa Bu Sahilla itu sebagai "cahaya harapan baru" bagi konstituen.

"Masyarakat Purwosari butuh keterwakilan yang riil di DPRD, yang tidak hanya datang saat butuh suara. Kehadiran Bu Sahilla adalah jawaban dan secercah cahaya bagi perjuangan Golkar dan masyarakat di sini," imbuhnya.

Analisis: Strategi Populisme yang Mengancam Lawan

Pengamat politik lokal menilai, manuver Partai Golkar di Dapil 5 Bojonegoro yang mengombinasikan figur grassroot seperti Zaenal Abidin dengan caleg potensial seperti Annafiy Aisya Sahilla merupakan ancaman serius bagi partai kompetitor.

  • Kelebihan Strategi: Pendekatan emosional (anak petani dan pedagang) sangat efektif mereduksi jarak antara elite partai dan pemilih pedesaan.
  • Tantangan: Soliditas kader di tingkat desa akan menjadi kunci utama apakah target 3 kursi tersebut dapat dikonversi menjadi suara riil di tempat pemungutan suara (TPS).

Dengan sisa waktu yang ada, Zaenal Abidin memastikan seluruh instrumen partai di Purwosari akan bergerak dalam satu komando. Perjuangan anak pedagang pisang ini kini bertransformasi menjadi pembuktian: bahwa politik kerakyatan mampu menembus dominasi dan membawa perubahan nyata bagi Bojonegoro.