Polres Wonogiri Resmikan Dapur SPPG Kedunggupit untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Polres Wonogiri Resmikan Dapur SPPG Kedunggupit untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis

Wednesday, 3 June 2026
Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo Resmikan Dapur SPPG Kedunggupit untuk Dukung Program Makan Bergizi Gratis, Rabu (3/6/26).

WONOGIRI, WARTAGLOBAL.id --
Polres Wonogiri kembali menunjukkan dukungannya terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat melalui peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Kedunggupit Sidoharjo. Kegiatan tersebut dirangkai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) bersama sekolah-sekolah penerima manfaat dan berlangsung di SPPG Polri Kedunggupit, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Rabu (3/6/2026).

Acara yang digelar sejak pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, S.H., S.I.K., M.P.M., serta dihadiri pejabat utama Polres Wonogiri, Forkopimcam Sidoharjo, Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Wonogiri, para kepala sekolah penerima manfaat, pengurus Bhayangkari, dan sejumlah unsur terkait lainnya. Sekitar 70 peserta mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam sambutannya, Kapolres Wonogiri menegaskan bahwa keberadaan Dapur SPPG Polri Kedunggupit merupakan bentuk kontribusi nyata Polri dalam mendukung peningkatan gizi masyarakat, terutama bagi anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui.

Menurutnya, fasilitas tersebut diharapkan mampu memperluas jangkauan pelayanan pemenuhan gizi sekaligus membantu memenuhi kebutuhan nutrisi masyarakat, termasuk penyediaan susu bagi anak-anak sebagai bagian dari upaya mendukung tumbuh kembang yang optimal.

Kapolres juga menjelaskan bahwa SPPG Polri memiliki keunggulan karena melibatkan tenaga kesehatan yang secara berkala melakukan pengawasan dan pemeriksaan kualitas makanan. Dengan demikian, makanan yang disalurkan dipastikan memenuhi standar kesehatan, aman dikonsumsi, dan memiliki kandungan gizi yang sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Rangkaian acara diawali dengan doa bersama, kemudian dilanjutkan pemutaran video proses pembangunan SPPG Kedunggupit oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Wonogiri. Setelah itu dilakukan penandatanganan MoU dengan sekolah penerima manfaat, prosesi pemotongan pita sebagai simbol peresmian, peninjauan fasilitas dapur, hingga sesi foto bersama.

Koordinator Wilayah BGN Wonogiri, Pandri Prabowo, menyampaikan bahwa keberadaan SPPG menjadi bagian penting dari strategi pemerintah dalam memperkuat program pemenuhan gizi nasional. Ia mengungkapkan bahwa saat ini terdapat sekitar 215.700 penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wonogiri yang tersebar di 25 kecamatan.

Menurutnya, program MBG tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak, tetapi juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan bergizi. Kehadiran SPPG Polri di Kecamatan Sidoharjo dinilai akan semakin memperkuat layanan tersebut di Kabupaten Wonogiri.

Apresiasi juga disampaikan Camat Sidoharjo Tri Wiyatmoko, S.STP., yang menilai berdirinya SPPG Polri Kedunggupit akan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta memperluas cakupan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di wilayahnya.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolres Wonogiri dan seluruh jajaran yang telah menghadirkan fasilitas tersebut, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh para siswa, ibu hamil, maupun ibu menyusui di Kecamatan Sidoharjo.

Sesuai rencana, pendistribusian Program Makan Bergizi Gratis melalui SPPG Kedunggupit yang dikelola Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Wonogiri akan mulai dilaksanakan pada 8 Juni 2026.

Melalui peresmian Dapur SPPG Polri Kedunggupit ini, Polres Wonogiri menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berkualitas sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045. (Joko S)