​Dukung Modernisasi, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN ke 7 Desa - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

​Dukung Modernisasi, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN ke 7 Desa

Thursday, 4 June 2026

 Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Alsintan APBN ke 7 Desa


BOJONEGORO –Jatim.wartaglobal.id -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro menyalurkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) modern kepada sejumlah kelompok tani di wilayahnya. Penyerahan bantuan ini dilakukan secara simbolis oleh Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, di Aula Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian setempat pada Selasa (2/6/2026).

Langkah taktis ini diambil sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat sektor pertanian, yang menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat Bojonegoro pada tahun anggaran 2026.

Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, menjelaskan bahwa sektor pertanian merupakan fokus utama pembangunan daerah tahun ini. Kehadiran teknologi alsintan diharapkan mampu menggenjot produktivitas lahan sekaligus menekan biaya produksi para petani lokal.

"Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menaruh perhatian besar terhadap sektor pertanian. Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung peningkatan hasil produksi pertanian," kata Nurul Azizah dalam arahannya di hadapan para ketua kelompok tani, pendamping pertanian, dan kepala desa yang hadir.

Rincian Bantuan dan Siasat Anggaran

Bantuan yang disalurkan pada tahap awal ini bersumber dari dukungan pemerintah pusat melalui APBN. Sebanyak delapan unit alsintan didistribusikan, dengan rincian:

  • 6 unit traktor roda dua
  • 1 unit traktor roda empat
  • 1 unit mesin transplanter (alat penanam padi otomatis)

Nurul menegaskan, penyerahan delapan unit mesin ini merupakan stimulan awal sebelum Pemkab meluncurkan gelombang bantuan alsintan berikutnya ke Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di wilayah lain.

Di sisi lain, ia tidak menampik adanya penyesuaian alokasi anggaran pembangunan daerah pada tahun 2026. Saat ini, Pemkab tengah mendorong optimalisasi penggunaan dana desa guna meratakan pembangunan infrastruktur di tingkat hilir. Namun, Nurul menjamin efisiensi tersebut tidak akan memangkas program-program prioritas yang bersentuhan langsung dengan nasib petani.

"Di tengah kondisi efisiensi anggaran, kami tetap berkomitmen memaksimalkan peningkatan hasil pertanian di Kabupaten Bojonegoro. Kami telah menginstruksikan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian agar seluruh program untuk petani tetap direalisasikan secara maksimal," tegasnya.

Daftar Wilayah Penerima Manfaat

Pada tahap pertama ini, bantuan alsintan dialokasikan kepada kelompok tani (poktan) dan gapoktan di tujuh desa yang tersebar di beberapa kecamatan, antara lain:

  1. Kecamatan Kalitidu: Gapoktan Bina Karya 01 dan Bina Karya II (Desa Mayangrejo)
  2. Kecamatan Kapas: Poktan Tani Makmur Diporono (Desa Kelampok)
  3. Kecamatan Bubulan: Poktan Sumber Mulyo (Desa Bubulan)
  4. Kecamatan Margomulyo: Poktan Tani Mulyo Dua (Desa Margomulyo)
  5. Kecamatan Kepohbaru: Poktan Tani Subur (Desa Bayemgede)
  6. Kecamatan Baureno: Poktan Subur Makmur (Desa Ngemplak)
  7. Kecamatan Purwosari: Poktan Sejahtera (Desa Tlatah)

Melalui percepatan mekanisasi pertanian ini, Pemkab Bojonegoro menargetkan efisiensi waktu kerja di ladang, memangkas pembengkakan modal tanam, serta menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah secara berkelanjutan. (Prokopim)