Rano Gunawan Hutagalung, akhirnya berhasil kembali bertemu dengan rombongannya berkat kesigapan petugas di Pos Pengamanan (Pospam) Rest Area 519 A, Sragen, Kamis (19/3/26).SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Kepanikan sempat dirasakan seorang pemudik bernama Rano Gunawan Hutagalung setelah tertinggal dari rombongan bus mudik gratis di tengah padatnya arus Lebaran 2026. Peristiwa itu terjadi di Rest Area Tol 519 A, Sragen, Jawa Tengah, pada Kamis (19/3/26) sekitar pukul 07.30 WIB.
Momen haru pun tak terelakkan ketika Rano akhirnya berhasil kembali bertemu dengan rombongannya. Rasa cemas yang sebelumnya menyelimuti dirinya berubah menjadi lega. “Terima kasih kepada petugas yang sudah membantu saya. Saya sempat panik, tapi akhirnya bisa kembali bersama rombongan,” ungkapnya.
Insiden bermula saat Rano turun di rest area sebagai bagian dari perjalanan mudik gratis yang diikutinya. Namun, ia tidak sempat kembali naik ke dalam bus, sementara rombongan dengan tujuan Kota Malang sudah lebih dulu melanjutkan perjalanan tanpa menyadari dirinya tertinggal.
Menyadari kejadian tersebut, Rano segera mendatangi petugas di Pos Pengamanan (Pospam) Rest Area 519 A untuk melaporkan kondisinya. Respons cepat pun ditunjukkan petugas dengan melakukan koordinasi lintas pos guna membantu pemudik tersebut.
Koordinasi dilakukan antara Pos Pelayanan (Posyan) Rest Area 519 A dengan Pospam Rest Area Tol 538 A, yang menjadi titik berikutnya dalam rute perjalanan bus rombongan tersebut. Langkah ini diambil agar proses penyusulan dapat berjalan efektif.
Melalui komunikasi yang sigap dan terarah, petugas akhirnya memfasilitasi Rano untuk melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan lain yang menuju arah yang sama. Ia kemudian diberangkatkan dengan bus “MWD Bersatu 555” bernomor polisi S 7445 UN menuju Rest Area 538 A.
Setibanya di lokasi tujuan, Rano langsung disambut oleh Kapospam Rest Area 538 A, AKP Toto Sudarto. Selain memastikan kondisinya dalam keadaan baik, petugas juga membantu mempertemukan kembali Rano dengan rombongan busnya.
AKP Toto Sudarto menegaskan bahwa langkah cepat tersebut merupakan bagian dari pelayanan maksimal kepada masyarakat selama Operasi Ketupat Candi 2026 berlangsung. “Kami segera berkoordinasi setelah menerima informasi. Pemudik yang tertinggal langsung kami fasilitasi untuk menyusul rombongannya menggunakan kendaraan yang tersedia. Alhamdulillah dapat kembali bergabung dengan aman,” jelasnya.
Peristiwa ini menjadi bukti kesiapsiagaan petugas di lapangan, tidak hanya dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas, tetapi juga dalam memberikan bantuan yang cepat dan humanis kepada pemudik yang mengalami kendala.
Polres Sragen pun mengingatkan para pemudik agar selalu memastikan keberadaan anggota rombongan sebelum melanjutkan perjalanan, guna menghindari kejadian serupa di tengah padatnya arus mudik Lebaran.
(Joko S)


.jpg)