Tim Gabungan Diskumindag dan Satgas Pangan Sragen Sidak Pasar Tradisional dan Modern Pantau Harga dan Kualitas Barang, Selasa (10/3/26).SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Menjelang Hari Raya Lebaran, tim gabungan dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kabupaten Sragen bersama Satgas Pangan Polres Sragen melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan modern, Selasa (10/3/26).
Kegiatan ini dilakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok sekaligus memastikan barang yang beredar di pasaran masih layak dikonsumsi masyarakat.
Tim sidak dipimpin oleh Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Diskumindag Sragen R. Widya Budi Mudhita bersama Kanit Tipiter Satreskrim Polres Sragen Iptu Sriyadi.
Dalam kegiatan tersebut, petugas terlebih dahulu menyambangi Pasar Bunder Sragen untuk mengecek langsung harga sejumlah komoditas penting. Beberapa bahan pokok yang dipantau antara lain telur, daging sapi, daging ayam, minyak goreng, beras, serta cabai rawit merah yang diketahui mengalami kenaikan harga.
Usai dari pasar tradisional, tim kemudian melanjutkan sidak ke sejumlah pasar modern di wilayah Sragen, di antaranya Toko Pojok Sragen, Toserba Luwes, Sragenmart, serta Toserba Mitra Sragen.
Di lokasi tersebut, petugas tidak hanya memantau harga barang, tetapi juga melakukan pemeriksaan terhadap izin produk, masa kedaluwarsa, serta kondisi kemasan produk yang dijual kepada konsumen.
Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari melalui Kanit Tipiter Satreskrim Polres Sragen Iptu Sriyadi menyampaikan bahwa secara umum kondisi stok bahan pokok di wilayah Sragen masih aman.
“Terkait antisipasi potensi panic buying, Satgas Pangan tetap memantau di lapangan dan terus memperbarui data ketersediaan barang serta perkembangan harga,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Diskumindag Sragen Widya Budi Mudhita menjelaskan bahwa pengawasan di pasar modern difokuskan pada beberapa aspek penting.
Menurutnya, petugas memeriksa masa kedaluwarsa produk, memastikan adanya izin pangan industri rumah tangga (PIRT), serta meneliti kondisi kemasan barang yang dipajang di rak penjualan.
Widya juga menambahkan bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan saat sidak ini saja. Pengecekan secara insidental juga dilakukan di sejumlah toko yang berada di wilayah Masaran dan Gemolong.
Ia pun mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membeli produk di pasaran dengan selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa dan kondisi kemasan.
“Jangan sampai masyarakat dirugikan. Kalau menemukan produk kedaluwarsa bisa langsung melapor ke pedagang agar diganti,” katanya.
(Joko S)


.jpg)