Cantika Wahono “Gas” PKK Bojonegoro: Lantik 15 Ketua Kecamatan, Perang Terbuka Lawan Stunting - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Cantika Wahono “Gas” PKK Bojonegoro: Lantik 15 Ketua Kecamatan, Perang Terbuka Lawan Stunting

Friday, 6 March 2026

Cantika Wahono “Gas” PKK Bojonegoro: Lantik 15 Ketua Kecamatan, Perang Terbuka Lawan Stunting



BOJONEGORO –Jatim.Wartaglobal.id  -  Gerakan pemberdayaan keluarga di Kabupaten Bojonegoro memasuki babak baru. Ketua TP PKK Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, resmi melantik Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus Ketua Pembina Posyandu di 15 kecamatan.

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan sinyal kuat agar para kader segera bergerak cepat di tengah masyarakat. 

Cantika menegaskan, PKK dan Posyandu merupakan garda terdepan dalam membangun kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan keluarga.

Dalam arahannya, Cantika memberikan apresiasi atas berbagai prestasi yang telah diraih TP PKK dan Posyandu Bojonegoro selama ini. Namun ia mengingatkan, capaian tersebut tidak boleh membuat para kader berpuas diri.

“Prestasi yang sudah diraih harus menjadi pemicu untuk bekerja lebih baik lagi. Masih banyak pekerjaan rumah yang harus kita tuntaskan, terutama terkait penurunan angka stunting,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya sinergi dan kekompakan antar pengurus di semua tingkatan. Program kerja, menurutnya, tidak boleh hanya terlihat bagus dalam dokumen, tetapi harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Beberapa fokus utama yang ditekankan antara lain penguatan sektor kesehatan dan pendidikan melalui Posyandu sebagai benteng pertama kesehatan anak, peningkatan ketahanan keluarga agar tercipta lingkungan rumah tangga yang sehat dan harmonis, serta penguatan ketahanan pangan keluarga agar masyarakat mampu mandiri secara ekonomi dan nutrisi.

Di akhir sambutannya, Cantika juga mengingatkan para kader untuk terus meningkatkan kompetensi dan pengetahuan.

 Semangat pengabdian, kata dia, harus diiringi dengan kemampuan dan wawasan yang memadai agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal.

“Saya berharap seluruh kader terus menjaga semangat pengabdian ini demi mewujudkan Bojonegoro yang Bahagia, Makmur, dan Membanggakan,” pungkasnya. (Prokopim)