Polres Jepara dan Brimob Polda Jateng Selidiki Dampak Kimia Kebakaran Pabrik Busa PT. Chengqi - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Polres Jepara dan Brimob Polda Jateng Selidiki Dampak Kimia Kebakaran Pabrik Busa PT. Chengqi

Sunday, 18 January 2026

Aparat Polres Jepara dan Tim Gegana Brimob Polda Jateng, saat melakukan penyelidikan dampak kimia Kebakaran Pabrik Busa PT. Chengqi Industrial Indonesia di Jepara, Sabtu (17/1/26).

JEPARA, WARTAGLOBAL.id --
Tim Kepolisian Resor (Polres) Jepara bekerjasama dengan Tim Gegana Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah sedang melakukan penyelidikan dampak kimia yang ditimbulkan dari peristiwa kebakaran PT. Chengqi Industrial Indonesia, pabrik yang memproduksi bahan busa di Desa Pringtulis, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara yang terbakar pada Sabtu, (17/1/2027) sekitar pukul 10.30 WIB. 

Di dalam pabrik tersebut ditemukan berisi material plastik serta Gas LPG aktif yang digunakan sebagai bahan bakar mesin produksi. Saat peristiwa kebakaran, kepulan asap hitam membumbung tinggi memenuhi area di sekitar lokasi. Selain itu, aroma gas LPG di dalam pabrik juga cukup menyengat. 

Saat dikonfirmasi, Kapolres Jepara melalui Kabag Ops Kompol Sutono mengatakan, bahwa saat ini Tim Detasemen Kimia, Biologi dan Radioaktif Pasukan Gegana Brimob Polda Jateng sudah tiba di lokasi kejadian dan sedang melakukan penyelidikan. Total terdapat 23 anggota yang diterjunkan. 

“Kami meminta tim dari Polda Jawa Tengah untuk menganalisa dampak kimia. Hasilnya seperti apa nanti akan kita sampaikan,” kata Kompol Sutono saat ditemui di lokasi kejadian, Minggu (18/1/26).

Water Canon diterjunkan untuk memadamkan kebakaran pabrik busa PT.Chengqi.

Saat peristiwa berlangsung, Polres Jepara juga menerjunkan satu unit water canon untuk membantu proses pemadaman api bersama dengan tim dari Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Jepara. 

“Water Canon tadi juga kita terjunkan, bolak-balik untuk cari sumber air, karena semprotannya ini tidak bisa sekuat seperti mobil pemadam,” ucapnya. 

Hingga saat ini, peristiwa kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Sementara untuk total kerugian masih dilakukan pendataan. 

Polres Jepara mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi kebakaran dan pada kawasan padat bangunan, serta segera melapor kepada pihak berwajib apabila terjadi situasi darurat. (Maskuri)