Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Karate Inkanas Piala Kapolri 2024 resmi ditutup dengan penuh semangat di GOR Ken Arok, Kota Malang, Minggu (15/12/2024). Acara ini menjadi bukti nyata kebangkitan semangat olahraga karate di Indonesia, sekaligus menjadi wadah bagi para atlet muda untuk mengukir prestasi gemilang.
Kejurnas yang berlangsung selama tiga hari, sejak 13 Desember 2024, diikuti oleh 1.900 atlet dari 34 provinsi di seluruh Indonesia. Ajang bergengsi ini dibuka secara resmi oleh Wakapolri Komjen Pol. Ahmad Dofiri, yang menekankan pentingnya kejuaraan ini sebagai momentum untuk membangun kembali semangat olahraga karate pascapandemi COVID-19[2].
"Kejurnas Inkanas Piala Kapolri 2024 tidak hanya bertujuan mencari bibit unggul, tetapi juga diharapkan dapat menjauhkan generasi muda dari pengaruh negatif seperti narkoba, judi online, dan penggunaan internet yang tidak sehat," ujar Wakapolri dalam sambutannya[2].
Salah satu sorotan utama Kejurnas Piala Kapolri 2024 adalah dominasi kontingen Jawa Barat. Mereka berhasil meraih 42 medali, terdiri dari 18 emas, 11 perak, dan 13 perunggu. Prestasi gemilang ini membuktikan kualitas dan pembinaan atlet karate di Jawa Barat yang terus berkembang pesat.
"Dominasi Jawa Barat menunjukkan bahwa pembinaan atlet karate di wilayah ini sudah sangat baik. Mereka memiliki tekad dan kerja keras yang luar biasa untuk menunjukkan kemampuan terbaik mereka di tingkat nasional," ujar salah satu perwakilan dari PB Forki[1].
Kejurnas Karate Inkanas Piala Kapolri 2024 bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari proses kaderisasi atlet muda yang diharapkan mampu berprestasi di kancah internasional. "Ini adalah langkah awal bagi para atlet muda kita untuk terus mengasah kemampuan dan mengukir prestasi. Semoga dari ajang ini, lahir juara-juara dunia yang membawa nama baik Indonesia," tambah perwakilan PB Forki[1].
Acara penutupan Kejurnas Karate Inkanas Piala Kapolri 2024 berlangsung meriah dan khidmat. Seluruh peserta, pelatih, dan tamu undangan merasakan semangat kebersamaan dalam mendukung kemajuan olahraga karate di Indonesia. Kejurnas ini telah resmi ditutup, namun semangat dan inspirasi yang ditinggalkan akan terus hidup, membawa harapan baru bagi dunia olahraga Indonesia.
fir
KALI DIBACA