
Petugas BPBD Karanganyar dan Polisi melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sumber Api kejadian tersebut, Rabu (21/10/26).
KARANGANYAR, WARTAGLOBAL.id --
Duka mendalam menyelimuti keluarga dan warga Desa Petung, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Seorang pria lanjut usia bernama Kasno (65) meninggal dunia dalam kebakaran yang menghanguskan rumahnya pada Rabu (21/10/2026) malam.
Korban yang diketahui menderita stroke itu tidak mampu menyelamatkan diri ketika api membesar. Saat kejadian, Kasno sedang berbaring di kamar, sementara anggota keluarganya berkumpul di bagian bawah rumah untuk menggelar tahlilan memperingati 1.000 hari meninggalnya sang istri.
Peristiwa tersebut menyisakan duka mendalam. Korban yang memiliki keterbatasan fisik berada dalam situasi sulit ketika api tiba-tiba melalap bangunan tempat tinggalnya.
Terjebak di Kamar Saat Keluarga Menggelar Tahlilan
Camat Jatiyoso, Mahmud Azis Arifin, membenarkan bahwa Kasno berada di bagian atas rumah saat kebakaran terjadi. Sementara itu, anggota keluarga lainnya sedang mengikuti kegiatan tahlilan di bagian bawah.
“Iya (korban sendiri di rumah), karena yang lain di rumah bawah mengadakan tahlilan. Tahlilan keluarga, 1.000 harian istrinya Pak Kasno,” ujar Mahmud saat dihubungi awak media, Rabu (21/10/2026).
Menurut Mahmud, kondisi korban yang menderita stroke membuatnya tidak mampu bergerak untuk menyelamatkan diri ketika api mulai membesar.
“Dia posisi (sakit) stroke. Di kamar berbaring,” jelasnya.
Keluarga baru menyadari kondisi rumah yang terbakar ketika api telah melalap sebagian bangunan. Upaya pertolongan pun terkendala oleh kobaran api yang sudah membesar.
“Anggota keluarga naik, tiba-tiba rumah dalam posisi terbakar. Tidak bisa diselamatkan, karena informasi kebakarnya itu langsung tiba-tiba, susah juga untuk pemadaman,” lanjut Mahmud.
Api Membesar, Upaya Penyelamatan Tak Berhasil
Kebakaran tersebut memicu kepanikan warga sekitar. Keluarga dan warga yang mengetahui adanya korban di dalam rumah berupaya memberikan pertolongan. Namun, besarnya kobaran api menyulitkan proses penyelamatan.
Kondisi korban yang terbaring akibat stroke turut menjadi kendala karena ia tidak dapat segera meninggalkan kamar secara mandiri.
Hingga penanganan berlangsung pada Rabu malam, petugas gabungan melakukan upaya pemadaman lanjutan dan pendinginan di lokasi kebakaran. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Setelah api berhasil ditangani, petugas melanjutkan proses penanganan lokasi dan evakuasi korban. Jenazah Kasno dievakuasi setelah proses pendinginan selesai dan kantong jenazah tiba di lokasi.
Sementara itu, penyebab kebakaran belum dapat dipastikan. Aparat kepolisian bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karanganyar masih melakukan penelusuran untuk mengetahui sumber awal api.
“Belum ada informasi yang jelas (penyebab kebakaran). Nanti baru mau diidentifikasi apa penyebabnya, dan baru disimpulkan oleh Polsek dan BPBD,” kata Mahmud.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab pasti kebakaran maupun taksiran kerugian material akibat peristiwa tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap risiko kebakaran, terutama ketika terdapat anggota keluarga lanjut usia atau orang sakit yang membutuhkan bantuan untuk menyelamatkan diri dalam keadaan darurat. (Joko S)


.jpg)