
Petugas Polsek Sambungmacan Polres Sragen Bersama Tenaga Kesehatan melakukan Tracing TB Paru di Desa Cemeng, Jumat (24/7/26).
SRAGEN, WARTAGLOBAL.id --
Polres Sragen terus memperkuat komitmennya dalam mendukung program kesehatan masyarakat melalui sinergi lintas sektor. Salah satu bentuk nyata dukungan tersebut diwujudkan jajaran Polsek Sambungmacan yang berkolaborasi dengan tenaga kesehatan melaksanakan kegiatan tracing atau pelacakan kasus Tuberkulosis (TB) Paru di Desa Cemeng, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (24/7/2026).
Kegiatan tersebut melibatkan petugas Program TB Puskesmas Sambungmacan I, Bhabinkamtibmas Desa Cemeng, serta kader kesehatan setempat. Tim melakukan kunjungan langsung ke rumah warga yang berstatus suspek TB Paru sekaligus menelusuri anggota keluarga yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien.
Dalam pelaksanaan tracing, petugas melakukan wawancara, pemeriksaan awal, serta memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai pentingnya deteksi dini penyakit TB. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh kontak erat yang diperiksa tidak menunjukkan gejala yang mengarah pada TB Paru.
Meski demikian, petugas mengimbau masyarakat agar tetap waspada. Warga diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk yang berlangsung selama tujuh hari berturut-turut atau disertai gejala lain yang mengarah pada TB.
Selain melakukan pemeriksaan, tim kesehatan juga memberikan penyuluhan kepada warga yang berstatus suspek mengenai pentingnya menerapkan pola hidup sehat, mengonsumsi makanan bergizi, menggunakan masker saat berinteraksi dengan orang lain, serta mematuhi pengobatan sesuai anjuran tenaga kesehatan agar proses penyembuhan berjalan optimal dan mencegah penularan.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan yang lebih komprehensif, petugas turut mengambil sampel air minum dan air MCK di lingkungan warga untuk dilakukan pengujian laboratorium guna memastikan kondisi sanitasi tetap terjaga.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Kolaborasi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan serta pengendalian TB Paru di wilayah Kecamatan Sambungmacan.
Kapolres Sragen, AKBP Dewiana Syamsu Indyasari, menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam kegiatan kesehatan masyarakat merupakan bagian dari komitmen Polres Sragen dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan.
"Pencegahan Tuberkulosis tidak bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan saja, tetapi membutuhkan dukungan semua pihak. Kehadiran anggota Polri melalui Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat diharapkan dapat memperkuat edukasi, meningkatkan kesadaran warga untuk melakukan pemeriksaan sejak dini, serta mendorong terciptanya lingkungan yang sehat. Sinergi antara Polri, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus diperkuat agar upaya pengendalian TB dapat berjalan optimal," ujar AKBP Dewiana Syamsu Indyasari.
Saat ini, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga terus mengintensifkan program Eliminasi Tuberkulosis 2030 dengan memperluas skrining aktif, mempercepat penemuan kasus, serta memastikan seluruh pasien menjalani pengobatan hingga tuntas. Langkah tersebut sejalan dengan kegiatan tracing yang dilakukan di Desa Cemeng sebagai upaya memutus mata rantai penularan dan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Kabupaten Sragen. (Joko S)


.jpg)