Buang Sampah, Mobil Pick Up Grand Max Terbakar di Klaten Sopir Alami Luka Bakar dan Sesak Nafas - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Buang Sampah, Mobil Pick Up Grand Max Terbakar di Klaten Sopir Alami Luka Bakar dan Sesak Nafas

Sunday, 26 July 2026
Petugas Damkar berjibaku memadamkan api yang melalap mobil pickup Grand Max di Desa Mlese Klaten, Jumat (24/7/26). (Istimewa)

KLATEN, WARTAGLOBAL.id --
Mobil pick up Gran Max nopol N 8276 NB hangus dilalap api di lahan kosong utara gudang Jalan Jogja-Solo, Desa Mlese, Kecamatan Ceper, Klaten, Jumat sore (24/7/2026).

Akibat kebakaran itu sopir mengalami luka dan sesak napas. Sopir segera dilarikan ke RS guna mendapatkan pertolongan medis lebih lanjut.

"Sopir mengalami luka di telapak kaki kanan dan kiri, juga sesak napas. Setelah dilakukan koordinasikan dengan teman-teman relawan ambulans akhirnya dilarikan ke RS Islam Klaten," kata anggota regu 2 Damkar Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Satria Bagyanto.

Satria menjelaskan, sebelumnya ia mendapat laporan ke markas sekitar pukul 15.05 WIB. Dengan cepat Tim langsung ke lokasi tetapi kondisi mobil sudah terbakar.

"Sampai lokasi kondisi mobil sudah dilalap api besar. Kita lakukan pemadaman sekitar 20 menit," ujar Satria.

Kabid Pemadaman Satpol-PP dan Pemadam Kebakaran Pemkab Klaten, Sumino menjelaskan pemadaman selesai pukul 15.40 WIB dengan mengerahkan satu unit dengan kapasitas 3.000 liter.

"Dikerahkan satu mobil pemadam dengan kapasitas 3.000 liter untuk memadamkan api" ungkap Sumino.

Sumino menjelaskan, awalnya mobil hendak membuang sampah. Mobil berhenti di lahan kosong. Sopir tidak mengetahui jika di lokasi ada pembakaran sampah lama yang belum padam.

"Sopir tidak mengetahui jika di tempat berhenti ada pembakaran sampah lama yang masih ada apinya," lanjut Sumino.

Kapolsek Ceper AKP Nahrowi, saat dimintai keterangan secara terpisah membenarkan adanya kejadian tersebut. Anggota sedang mengumpulkan keterangan dari lokasi.

"Untuk personel baru merapat di lokasi mengumpulkan keterangan," pungkasnya.

(Joko S)