513 Ribu Wisatawan 'Serbu' Kota Semarang saat Lebaran, Kota Lama Jadi Primadona - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

513 Ribu Wisatawan 'Serbu' Kota Semarang saat Lebaran, Kota Lama Jadi Primadona

Tuesday, 31 March 2026
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang Indriyasari.

SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Kunjungan wisatawan Kota Semarang selama libur Lebaran 2026 dilaporkan mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Kenaikan kunjungan wisatawan Kota Semarang tersebut disebut turut dipengaruhi kebijakan work from anywhere (WFA) yang diterapkan pemerintah pusat. 

Peningkatan kunjungan wisatawan Kota Semarang juga diikuti naiknya tingkat hunian hotel, terutama pada tiga hari pertama Lebaran. Lonjakan kunjungan wisatawan Kota Semarang dinilai memberi dampak positif terhadap sektor pariwisata dan ekonomi daerah. 

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Semarang, Indriyasari, menyampaikan bahwa tren kenaikan kunjungan wisatawan Kota Semarang terlihat signifikan sejak hari pertama hingga hari ketiga Lebaran. 

“Alhamdulillah, kunjungan wisatawan selama libur Lebaran ini, ditambah kebijakan work from anywhere dari pemerintah pusat, berdampak cukup positif. Jadi ada kenaikan dibandingkan Lebaran tahun kemarin,” ujar yang akrab disapa Iin, Selasa, (31/3/2026). 

Menurutnya, tidak hanya destinasi wisata yang mengalami peningkatan, tetapi juga okupansi hotel di Kota Semarang. Data menunjukkan, tingkat hunian hotel pada puncak Lebaran 2026 mencapai 95,53 persen pada hari kedua Lebaran, atau menjadi titik tertinggi selama periode tersebut. 

Secara keseluruhan, rata-rata okupansi hotel selama sepekan Lebaran 2026 tercatat sebesar 76,41 persen, sedikit menurun dibandingkan tahun 2025 yang mencapai 78,76 persen.

Meski demikian, angka tersebut masih menunjukkan tingginya minat wisatawan untuk menginap di Kota Semarang. 

Dari sisi kunjungan, total wisatawan selama periode 13 hingga 28 Maret 2026 tercatat mencapai 513.688 orang. Jumlah tersebut terdiri dari 510.471 wisatawan nusantara dan 3.217 wisatawan mancanegara. 

Destinasi wisata berbasis heritage masih menjadi pilihan utama wisatawan. Kawasan Kota Lama Semarang disebut tetap menjadi lokasi favorit, disusul Lawang Sewu dan Sam Poo Kong. 

“Favoritnya masih Kota Lama. Selain itu juga kawasan heritage lain seperti Lawang Sewu dan Sam Poo Kong,” kata Iin. 

Selain destinasi populer, sejumlah objek wisata milik pemerintah kota juga dilaporkan mengalami peningkatan kunjungan. Di antaranya Gua Kreo dan wahana baru seperti Jembatan Kaca yang mulai beroperasi. 

Namun demikian, tidak semua destinasi mengalami kenaikan. Kebun binatang Semarang Zoo disebut mengalami penurunan jumlah pengunjung dibandingkan periode Lebaran tahun lalu. 

Peningkatan kunjungan wisatawan ini dinilai turut menggerakkan sektor ekonomi lainnya, seperti restoran dan jasa pendukung pariwisata. Lokasi strategis Kota Semarang yang berada di tengah wilayah Jawa Tengah juga disebut menjadi faktor pendukung tingginya mobilitas wisatawan. 

“Okupansi hotel cukup tinggi, mungkin karena faktor lokasi Semarang yang berada di tengah Jawa Tengah, sehingga memudahkan wisatawan untuk singgah,” tuturnya.

(Hans)