Wabup Nurul Azizah Turun ke Desa Kawengan, Pastikan Penanganan PMK dan Kuatkan Mental Peternak - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Wabup Nurul Azizah Turun ke Desa Kawengan, Pastikan Penanganan PMK dan Kuatkan Mental Peternak

Tuesday, 3 February 2026

Wabup Nurul Azizah Turun ke Desa Kawengan, Pastikan Penanganan PMK dan Kuatkan Mental Peternak


BOJONEGORO –Jatim.Wartaglobal.id  -  Wakil Bupati Bojonegoro, Nurul Azizah, turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi peternak sapi yang terdampak Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Desa Kawengan, Kecamatan Kedewan, Senin sore (2/2/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan penanganan PMK berjalan optimal, sekaligus memberikan dukungan moril kepada para peternak yang tengah menghadapi tekanan psikologis dan kerugian ekonomi akibat wabah tersebut.

Dalam peninjauan itu, Wabup Nurul Azizah didampingi jajaran Dinas Kesehatan, Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro, Forkopimcam Kedewan, serta Kepala Desa Kawengan. Kehadiran lintas sektor ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam menangani PMK secara terpadu dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro menjelaskan, sejumlah langkah cepat telah dilakukan di wilayah terdampak. Mulai dari deteksi dini, investigasi epidemiologi, hingga pemeriksaan klinis ternak bersama pemerintah desa, Bhabinkamtibmas, Babinsa, dan tokoh masyarakat.

Selain itu, petugas juga melakukan pendataan populasi hewan rentan, serta menelusuri sumber dan potensi penyebaran PMK guna mencegah meluasnya wabah ke wilayah lain.

Dalam arahannya kepada warga, Wabup Nurul Azizah mengajak para peternak untuk tetap tenang dan tidak kehilangan harapan. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir sepenuhnya dan tidak akan membiarkan masyarakat menghadapi musibah ini sendirian.

“Kami meminta bantuan Kapolsek dan Koramil untuk membatasi akses peternak dari luar agar tidak masuk ke lokasi ini. Langkah ini penting untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah potensi penyebaran penyakit lebih luas,” tegasnya.

Wabup juga mengimbau para peternak agar tidak larut dalam kesedihan. Menurutnya, keikhlasan bukan berarti menyerah, melainkan kekuatan untuk bangkit dan bertahan menghadapi ujian.

“Ikhlas bukan berarti pasrah tanpa usaha. Ikhlas adalah cara kita berdiri lebih kuat. Bapak dan Ibu tidak sendirian, Pemkab Bojonegoro hadir dan akan terus mendampingi sampai kondisi benar-benar pulih,” ujarnya.

Lebih lanjut, Nurul Azizah menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus menyiapkan langkah penanganan lanjutan, baik dari sisi kesehatan hewan maupun bentuk bantuan lainnya bagi peternak terdampak.

Menutup arahannya, Wabup mengajak warga memanfaatkan momentum Malam Nisfu Syaban sebagai sarana memperkuat doa dan harapan.

“Mari kita berdoa bersama, semoga musibah ini segera berlalu, kondisi kita dipulihkan, dan ke depan Bojonegoro menjadi lebih kuat serta lebih berkah,” pungkasnya.
(Prokopim)