Semarak Festival Sandur 2026 di Alun-Alun kota Bojonegoro Sebagai wujud Pelestarian Budaya Arif Lokal Sejak Dini - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Semarak Festival Sandur 2026 di Alun-Alun kota Bojonegoro Sebagai wujud Pelestarian Budaya Arif Lokal Sejak Dini

Saturday, 24 October 2026
 Sebagai wujud Pelestarian Budaya Arif Lokal Sejak Dini 


BOJONEGORO —Jatim.Wartaglobal.id -  Alun-Alun kota Bojonegoro berubah menjadi pusat keceriaan dan kreativitas pada Sabtu (24/10/2026) pagi sampai selesai.

 Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggelar Festival Sandur 2026 dengan serangkaian acara seni dan edukasi yang melibatkan ratusan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan se-Kabupaten Bojonegoro.  

Kemeriahan diawali dengan Lomba Mewarnai Bertema Sandur untuk tingkat TK dan RA. 

Sebanyak 70 anak tampak begitu antusias menggoreskan tinta warna di atas kertas gambar dengan penuh keceriaan di area karpet biru yang disediakan oleh panitia.

 Lomba ini dirancang untuk memperkenalkan kesenian tradisional Sandur sejak usia dini.  
Selain lomba mewarnai, diarea alun-alun juga diramaikan oleh Pameran Hasil Cipta Karya Siswa.



 Tampak stand-stand pameran menjajakan beragam inovasi, kerajinan tangan, hingga produk kreatif hasil karya pelajar tingkat  SMP/MTs, hingga SMA/SMK/MA se-Kabupaten Bojonegoro. 

Para pengunjung tampak memadati lorong pameran untuk melihat secara langsung hasil kreativitas para generasi muda Bojonegoro.  

Menjadi pusat perhatian utama pada kegiatan hari ini adalah lomba Tembang Sandur tingkat SMP/MTs yang berlangsung di panggung utama berlangsung meriah antusias.

 Berbagai grup dari SMP/MTs se-Kabupaten Bojonegoro tampil memukau membawakan alunan tembang khas Sandur lengkap dengan busana tradisional dan iringan musik gamelan memberikan kesan serta adat tradisional Bojonegoro.




 Performa para peserta sukses memikat perhatian para juri serta warga yang hadir memenuhi lokasi acara.  

Melalui gelaran Festival Sandur ini, Pemkab Bojonegoro tidak hanya memberikan ruang apresiasi bagi bakat dan kreativitas pelajar, tetapi juga memperkuat komitmen dalam menjaga, melestarikan, serta mengenalkan warisan budaya lokal Bojonegoro kepada generasi penerus.

Red.Bram