Lalap Lahan di Villa Panderman Hill, Api Berhasil Dipadamkan — Diduga Akibat Kelalaian - Warta Global Jatim

Mobile Menu

Entertainment

Responsive Leaderboard Ad Area with adjustable height and width.

Pendaftaran

Klik

More News

logoblog

Lalap Lahan di Villa Panderman Hill, Api Berhasil Dipadamkan — Diduga Akibat Kelalaian

Saturday, 3 October 2026

WARTAGLOBAL.ID 
KOTA BATU — Kebakaran lahan melanda kawasan Villa Panderman Hill, Jalan Gandaria, Kota Batu, Jumat (2/10/2026) pagi. Api yang diduga bermula dari kelalaian membakar sampah dengan cepat menjalar ke lahan kering. Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu segera bergerak, dalam waktu kurang dari satu jam "Si Jago Merah" berhasil dipadamkan. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dilaporkan.
 
 
 
 
Informasi adanya kebakaran diterima di Markas Komando (Mako) pada pukul 09.58 WIB melalui telepon saat itu dihandle Oleh  Zidan Novel Syamlan, sebagai Operator yang Bertugas saat itu.

pemilik villa Melaporkan dan  menyampaikan bahwa api telah melalap lahan di kawasan Villa Panderman Hill, sehingga memerlukan penanganan segera dari petugas.saat disampaikan melalui telfon.
 

Tak menunggu lama, tepat pukul 10.00 WIB, personil beserta armada pemadam kebakaran berangkat menuju lokasi yang berada di Jalan Gandaria, kawasan Panderman Hill. Kecepatan penanganan menjadi prioritas mengingat lokasi dikelilingi lahan kering yang rawan mempercepat penyebaran api.
 

Unit pemadam tiba di tempat kejadian perkara pada pukul 10.10 WIB. Sesampainya di lokasi, tim langsung melaksanakan upaya pemadaman api menggunakan Unit Supply yang telah disiapkan. Petugas segera menyemprotkan air ke titik-titik api yang masih berkobar di area lahan.
 

Setelah api berhasil diredam, tim melanjutkan dengan proses pendinginan menyeluruh. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang dapat kembali menyala dan menjalar ke area yang lebih luas, mengingat kondisi lahan yang mudah terbakar.
 

Berdasarkan keterangan yang diperoleh di lokasi, kebakaran diduga kuat dipicu oleh kelalaian warga saat membakar sampah. Api dibiarkan tanpa pengawasan ketat, sehingga dengan cepat menjalar ke rumput dan semak belukar yang kering di sekitarnya.
 

Angin yang bertiup di kawasan tersebut turut mempercepat perambatan api, membuat lahan kering terbaki dengan cepat. Kondisi ini menjadi peringatan bahwa kegiatan membakar sampah sembarangan di area perbukitan sangat berisiko dan dapat berkembang menjadi kebakaran besar dalam hitungan menit.
 

Kegiatan pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai sepenuhnya pada pukul 10.45 WIB. Setelah dipastikan aman dan tidak ada lagi potensi kebakaran berulang, seluruh personil melaksanakan penarikan dan kembali ke Mako.
 

Pada pukul 11.00 WIB, armada dan seluruh personil telah tiba kembali di markas. Seluruh rangkaian kegiatan penanggulangan berjalan lancar dan terkendali tanpa adanya hambatan yang berarti di lapangan.
 

Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Batu menjadi instansi utama yang menangani peristiwa ini. Tim tidak bekerja sendirian, warga sekitar turut memberikan bantuan dan dukungan hingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya.
 

Beruntung dari peristiwa kebakaran lahan ini tidak dilaporkan adanya korban jiwa maupun kerugian materiil yang diderita warga. Api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke bangunan atau fasilitas yang ada di sekitar kawasan Villa Panderman Hill.
 

Dari hasil penelusuran sementara, tidak ditemukan bukti adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. Kebakaran murni diduga timbul akibat kurang teliti dan kurangnya pengawasan saat melakukan pembakaran sampah di area terbuka.
 

Pihak pemadam kebakaran Kota Batu mengimbau seluruh masyarakat agar lebih berhati-hati jika hendak melakukan pembakaran sampah. Selalu pastikan api diawasi hingga benar-benar padam, serta perhatikan kondisi angin sebelum menyalakan api di tempat terbuka.
 

Tim juga mengingatkan agar warga senantiasa waspada dan segera melaporkan ke pihak berwenang jika melihat kebakaran atau asap mencurigakan. Tindakan cepat melaporkan kebakaran sejak dini sangat membantu petugas menekan kerugian dan mencegah bencana yang lebih besar.
 
Red/fer