
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi bersama Walikota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti bersama Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko dan perwakilan dunia usaha berfoto bersama usai launching pembukaan Semarang Business Forum di The Suri Ballroom Semarang, Rabu (21/10/2026)
SEMARANG, WARTAGLOBAL.id --
Bank Jateng menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan investasi dan pengembangan dunia usaha di Jawa Tengah melalui penyediaan layanan perbankan yang terintegrasi bagi investor dan pelaku usaha. Komitmen tersebut disampaikan dalam Semarang Business Forum (SEMBIZ) 2026 yang digelar di The Suri Ballroom Semarang, Rabu (21/10/2026).
Mengusung tema “Connecting Sustainable Investment, Logistics, Tourism and Local Products to Global Markets”, forum ini menjadi wadah strategis untuk mempertemukan pemerintah, regulator, investor, dan pelaku usaha guna memperkuat kolaborasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi dalam sambutannya menekankan pentingnya memperkuat iklim investasi yang kondusif di Jawa Tengah. Sinergi antara pemerintah daerah, dunia usaha, dan lembaga keuangan diperlukan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi daerah, memperluas peluang investasi, serta menciptakan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti menyampaikan bahwa Kota Semarang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat investasi dan aktivitas ekonomi di Jawa Tengah. Dukungan infrastruktur, pengembangan sektor pariwisata, logistik, serta produk unggulan daerah menjadi peluang yang perlu dioptimalkan melalui kolaborasi berbagai pihak.
Menurutnya, penyelenggaraan SEMBIZ 2026 diharapkan dapat mempertemukan potensi daerah dengan kebutuhan investor, sekaligus mendorong realisasi investasi yang memberikan nilai tambah bagi perekonomian dan membuka lapangan kerja.
Pada acara tersebut, Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Bank Jateng siap mengambil peran sebagai mitra strategis bagi pemerintah daerah dan investor melalui dukungan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan dunia usaha.
“Bank Jateng berkomitmen untuk terus mendukung iklim investasi dan pengembangan usaha di Jawa Tengah melalui layanan perbankan yang komprehensif. Kami ingin menjadi mitra bagi investor, tidak hanya dalam pengelolaan dana, tetapi juga dalam mendukung aktivitas bisnis, transaksi keuangan, serta kebutuhan pembiayaan yang dapat mendorong pertumbuhan usaha,” ujarnya.
Ia menambahkan, perkembangan investasi di Jawa Tengah membuka peluang bagi Bank Jateng untuk memperluas sinergi dengan perusahaan penanaman modal asing (PMA) maupun penanaman modal dalam negeri (PMDN). Potensi kerja sama tersebut mencakup pengelolaan dana perusahaan, layanan pembayaran gaji karyawan (payroll), cash management, transaksi valuta asing, hingga pembiayaan investasi dan modal kerja sesuai kebutuhan serta kelayakan usaha.
Dalam rangkaian kegiatan SEMBIZ 2026, Bank Jateng juga melaksanakan penandatanganan Letter of Intent (LOI) dan PT Wadou Creative Art Indonesia. Penandatanganan dilakukan oleh Pimpinan Cabang Koordinator Semarang Bank Jateng, Sandi Ahmad, sebagai bagian dari upaya memperluas peluang kolaborasi bisnis dan memperkuat hubungan dengan pelaku usaha.
Selain agenda tersebut, forum ini menghadirkan pembahasan mengenai peluang investasi berkelanjutan, pengembangan sektor logistik dan pariwisata, penguatan produk unggulan daerah, serta dukungan kebijakan dan pembiayaan bagi investor.
Melalui partisipasi dalam SEMBIZ 2026, Bank Jateng akan menindaklanjuti peluang bisnis yang teridentifikasi dengan melakukan pemetaan kebutuhan perbankan investor, memperkuat komunikasi dengan perusahaan potensial, serta mengoptimalkan peran jaringan kantor cabang dalam membangun hubungan bisnis jangka panjang.
Bank Jateng berharap sinergi yang terbangun melalui forum ini dapat mendorong peningkatan investasi, memperkuat daya saing pelaku usaha, dan memberikan kontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah, tambah Bambang. (Han)


.jpg)