WARTAGLOBAL.ID|Kota Batu – Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang melalui tim Pengabdian Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Pascasarjana menggelar program Qoryah Thayyibah di Desa Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui penguatan tata kelola keuangan berbasis digital.
Program ini diinisiasi oleh tim dosen UIN Malang yang terdiri dari Dr. Hj. Meldona, MM., Ak., CA.; Dr. Sulis Rochayatun, M.Akun, Ak., CA., CMA., CSRA.; dan Dr. H. Ahmad Djalaluddin, Lc., MA. Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Pemerintah Provinsi Jawa Timur, Dr. M. Firman Mauludin, SE., MM., CRP. Sebanyak 50 peserta dari komunitas UMKM PUSAT Kota Batu turut serta dalam kegiatan yang dilaksanakan di ruang resto SMKN 1 Kota Batu.
Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pelaku UMKM dengan keterampilan dalam memisahkan keuangan pribadi dan usaha, serta memperkenalkan praktik pengelolaan arus kas berbasis digital. Hal ini dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi, akuntabilitas, dan daya saing UMKM di era transformasi digital ekonomi.
Ketua Komunitas Pelaku Usaha Satu Atap (PUSAT) Kota Batu, Firianto Iswahyudi, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan pelatihan ini. Ia mengatakan bahwa pelatihan pengelolaan keuangan berbasis digital sangat dibutuhkan bagi para anggota UMKM yang sebagian besar bergerak di bidang makanan dan minuman.
Dr. M. Firman Mauludin, SE., MM., CRP. menekankan pentingnya disiplin dalam pencatatan dan pemisahan keuangan sebagai fondasi keberhasilan usaha. Menurutnya, banyak UMKM mengalami kendala karena tata kelola keuangan yang bercampur antara pribadi dan usaha.
Dr. Sulis Rochayatun, M.Akun, Ak., CA., CMA., CSRA menekankan pentingnya adaptasi UMKM terhadap teknologi keuangan. Ia menjelaskan bahwa digitalisasi keuangan bukan hanya tren, tetapi juga kebutuhan yang mudah dilakukan. Dengan sistem pencatatan digital, pelaku UMKM dapat lebih transparan, efisien, dan memiliki data yang kuat untuk mengambil keputusan bisnis.
Dr. Hj. Meldona, MM., Ak., CA., selaku Ketua Tim Pengabdi, berharap bahwa melalui pendampingan berkelanjutan, UMKM Kota Batu dapat menerapkan praktik manajemen keuangan yang sehat dan modern. Ia juga berharap UMKM dapat naik kelas dan berdaya saing di level regional maupun nasional. Kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan buku saku penggunaan aplikasi keuangan digital dan sertifikat kepada narasumber sebagai simbol komitmen bersama dalam mendorong keberlanjutan program ini.[ant]